SAMPIT – Sejumlah permasalahan yang muncul seiring dengan berubahnya pola pembelajaran memang sangat sering ditemukan. Di tengah Pandemi Covid-19 yang mengharuskan pembelajaran dilakukan secara online.
Tentu hal tersebut sangat berbeda dengan belajar tatap muka atau di sekolah, sehingga permasalahan-permasalahan bermunculan. Salah satunya kesiapan orang tua di rumah untuk mendampingi anak belajar.
Kepala TK Islam Taman Hati Erdianita mengatakan, ada sekitar 10 permasalahan yang dihadapi pihaknya selama mengajar dengan metode online saat ini.
“Diantaranya orang tua tidak mempunyai HP Android, orang tua tidak memiliki cukup waktu untuk mendampingi anak karena harus bekerja serta kurangnya pemahaman materi oleh orang tua,” ujarnya, Senin 8 Maret 2021.
Selain itu ujar Nita, muncul juga masalah kesulitan orang tua dalam menumbuhkan minat belajar anak, kemudian orang tua tidak sabar dalam mendampingi anak saat belajar di rumah serta kesulitan orang tua dalam mengoperasikan gadget.
“Media pembelajaran yang digunakan para guru dominan monoton karena dilakukan secara online dan membuat para murid merasa jenuh atau bosan. Sehingga pembelajaran dominan belum interaktif,” tegasnya.
Bahkan menurutnya, karakter ataupun perilaku para anak sulit dipantau dan penyerapan materi pelajaran sangat minimalis. Hingga penilaian yang dilakukan guru tidak maksimal karena tidak melihat proses hanya berupa hasil.
“Lebih banyak pada permasalahan pelibatan orang tua atau peran orang tua, kebanyakan orang tua sibuk bekerja dan tidak ada waktu mendampingi serta kurang sabar ketika mendampingi anak belajar,” demikiannya.
(dia/matakalteng.co.id)






















Discussion about this post