PALANGKA RAYA – Akibat rebutan seorang bidadari pujaan hati berinisial WD (21), dua remaja berinisial BY (19) dan HH (19) nyaris baku hantam.
Peristiwa tersebut terungkap pada saat korban HH melaporkan jika dirinya diancam oleh pacar mantan kekasihnya ke Ketua Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng, Ipda H. Shamsuddin atau yang kerap disapa Cak Sam.
Pengancaman tersebut sudah sering dialami korban, semenjak putus dengan kekasihnya WD setahun yang lalu. Kabid Humas Polda Kalteng, AKBP Erlan Munaji mengatakan, HH merasa diancam oleh BY yang merupakan kekasih baru WD.
“BY cemburu dan curiga kalau WD masih menjalin komunikasi dengan HH. Lalu BY mengirimkan pesan whatsapp bernada ancaman untuk ketemu di suatu tempat tapi tidak digubris oleh HH,” katanya, pada saat dikonfirmasi, Senin 22 Mei 2023.
Bahkan, BY juga sempat mencegat HH dengan mengambil kunci kontak sepeda motor korban, pada saat melintas di Jalan Adonis Samad Kota Palangka Raya. Namun ancaman tersebut tak berhenti didapatkan hingga akhirnya dirinya melapor ke Bidhumas Polda Kalteng.
Kemudian keduanya dilakukan mediasi dan setelah tahu permasalahannya, Cak Sam mempertemukan HH dan BY untuk diberikan pemahaman.
“Alhamdulillah, mediasi berjalan dengan lancar dan BY bersedia meminta maaf ke HH dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi,” tandasnya.
(rzl/matakalteng.com)






















Discussion about this post