SUKAMARA – Kepala Dinas Kesehatan Sukamara, Ari Junita melalui Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Ahmad Yani mengatakan bahwa pada Bulan Agustus 2023 terjadi kenaikan jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sukamara.
Menurut Ahmad Yani kenaikan DBD paling signifikan terdapat di Kecamatan Pantai Lunci yang mencapai 15 kasus selama Agustus 2023.
“Terjadi kenaikan kasus DBD di bulan Agustus total kasus DBD ada 25 kasus yang tersebar di Kecamatan Pantai Lunci sebanyak 15 kasus, lalu Kecamatan Balai Riam dengan 8 kasus dan Sukamara dua kasus,” terang Ahmad Yani, Rabu 6 September 2023.
Untuk memastikan penyebab nyaman aedes aegypti, Dinas Kesehatan Sukamara melakukan investigasi terkait dengan lonjakan kasus DBD di musim kemarau saat ini.
“Kami masih melakukan investigasi apakah DBD ini kasus impor atau bukan,” ucap Ahmad Yani
“Kami juga melakukan fogging untuk solusi terakhir penanganan dan pencegahan penyebaran nyamuk demam berdarah ini,” jelasnya.
Kasus DBD di Sukamara pada tahun 2023 mulai terjadi pada Bulan Maret dengan empat kasus yang terjadi di Kecamatan Sukamara dan Pantai Lunci. Lalu pada April 2023 terjadi dua kasus di Kecamatan Pantai Lunci.
Sedangkan pada Mei dan Juni terjadi enam kasus DBD dan turun menjadi satu kasus di Bulan Juli 2023.
(akh/matakalteng.com)






















Discussion about this post