KUALA PEMBUANG – Direktur Kampanye Orangutan Foundation Internasional (OFI) Dorprawati Siburian, meminta kepada pihak Kepolisian agar segera mengusut kasus tindak penembakan terhadap orangutan di Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah, yang menyebabkan hewan malang tersebut mengalami keadaan kritis.
Diketahui, Sebelumnya Pihak BKSDA Kalteng dan OFI mendapatkan laporan dari salah satu warga Kecamatan Hanau bahwa warga tersebut telah mendapati seekor orangutan dengan keadaan lemah akibat luka tembakan sepan angin di beberapa bagian tubuhnya.
“OFI sudah menyampaikan kepada pihak kepolisian dan kepada Bupati Seruyan agar segera menemukan pelaku, karena ini sudah kedua kalinya terjadi,” kata Direktur Kampanye Orangutan Foundation International Dorprawati Siburian saat dihubungi melaui via Whatsaap, Kamis 5 Desember 2019.
Lanjutnya, jika kasus ini tidak ditangani lebih serius oleh pihak kepolisian dan pemerintah Seruyan dikwatirkan penyiksaan terhadap orangutan tersebut akan terulang kembali.
Menurut Dorprawati, kurangnya kesadaran Masyarakat akan perburuan dan penyiksaan terhadap orangutan ini bisa kita lihat dengan fakta yang terjadi sekarang, padahal peraturan perundang-undangan sudah jelas, adanya larangan perburuan terhadap satwa yang dilindungngi seperti orangutan ini.
“Kita serahkan kepihak kepolisian untuk lebih serius menangani kasus ini sehingga pelaku bisa segera tertangkap dan perlu juga informasi dari masyarakat saya harap masyarakat tidak perlu takut untuk memberikan infomasi,”ungkapnya.
Ia menambahkan, Kondisi orangutan jantan dewasa yang berusia 25 tahun itu masih dalam perawatan intensife di OCCQ (Orangutan Care Center Qurantine) OFI, semoga dengan perawatan para dokter kita di OCCQ orangutan tersebut dapat terselematkan.
(vic/matakalteng.com)
















Discussion about this post