SAMPIT – Data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk kabupaten Kotawaringin Timur terus mengalami peningkatan, baik karena pertumbuhan alami maupun akibat perpindahan penduduk. Jumlah penduduk pada 2016 sebanyak 436.276 jiwa, 2017 sebanyak 446.094 jiwa dan 2018 sebanyak 456.409 jiwa.
Persentase penduduk miskin pada 2013 sebesar 6,85 persen, 2014 sebesar 6,67 persen, 2015 sebesar 6,42 persen, 2016 sebesar 6,32 persen, 2017 sebesar 6,24 persen dan 2018 sebesar 6,21 persen.
Laju pertumbuhan penduduk menjadi salah satu perkembangan yang harus disikapi pemerintah daerah. Hal itu penting karena berkaitan dengan upaya pengentasan kemiskinan, meski persentase penduduk miskin di Kabupaten Kotawaringin Timur terus menurun.
Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) HM Taufiq Mukri menegaskan, semua kegiatan pembangunan yang dijalankan di daerah berorientasi akhir pada pengentasan kemiskinan, khususnya melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Upaya tersebut diantaranya melalui pembangunan infrastruktur dengan membuka akses jalan penghubung antar desa dan kecamatan. “Tujuannya untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat,” ungkap wabup, Kamis 5 Desember 2019.
Ditambahkan, pemerintah daerah juga terus meningkatkan pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, peningkatan sumber daya manusia di tingkat desa, kesehatan secara berkelanjutan, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor ekonomi ketahanan pangan.
Selain itu juga gencar dilakukan penguatan sektor pertanian dan perikanan, pengembangan kewirausahaan melalui usaha mikro kecil dan menengah serta pembangunan sektor kepariwisataan yang diharapkan akan mampu memberikan kontribusi ekonomi dan nilai tambah bagi masyarakat Kotawaringin Timur.
(raf/matakalteng.com)















Discussion about this post