SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menekankan urgensi pemetaan potensi kecamatan sebagai fondasi penguatan pembangunan daerah. Melalui kegiatan Bulan Sosialisasi Potensi Kabupaten Kotawaringin Timur 2025 di kawasan objek wisata Pantai Ujung Pandaran.
Bupati Kotim Halikinnor menegaskan bahwa percepatan pembangunan hanya dapat dicapai apabila setiap wilayah memahami dan mengembangkan potensi lokalnya secara terarah. “Camat, lurah, dan kepala desa memiliki peran strategis dalam memperbaharui data wilayah, menyampaikan informasi secara akurat, dan menjalin komunikasi yang solid dengan OPD terkait,” ujarnya, Minggu 7 Desember 2025.
Dia menilai kolaborasi lintas wilayah dan perangkat daerah menjadi kekuatan utama dalam menggerakkan ekonomi di tingkat kecamatan. “Potensi kecamatan adalah kekuatan besar apabila dikelola dengan sinergitas dan perencanaan yang baik,” ujarnya di hadapan peserta kegiatan. Melalui forum sosialisasi ini, pemerintah ingin mendorong proses identifikasi potensi yang lebih terstruktur, mulai dari sektor pariwisata, pertanian, perikanan, ekonomi kreatif, hingga peluang investasi lainnya.
Data tersebut nantinya menjadi dasar penyusunan program pembangunan yang lebih tepat sasaran. Halikinnor menegaskan bahwa OPD harus mampu menerjemahkan hasil pemetaan menjadi program konkret di lapangan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besar anggaran, tetapi juga ketepatan analisis serta integrasi data antarwilayah.
“Saya meminta OPD menyusun perencanaan dan program berdasarkan potensi kecamatan sesuai urusan masing-masing. Semua hasil pemetaan harus ditindaklanjuti, bukan hanya menjadi laporan,” tegasnya. Dia juga mengingatkan bahwa setiap rencana pengembangan wilayah harus selaras dengan arah kebijakan dalam RPJMD Kotim.
Prioritas pembangunan harus berfokus pada peningkatan pertumbuhan ekonomi, pemerataan fasilitas publik, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Prioritas ini akan mempercepat perkembangan wilayah. Kita harus berhati-hati dalam melangkah, namun tidak boleh ragu mengambil keputusan untuk kepentingan masyarakat dan daerah,” jelasnya.
Lebih jauh, Halikinnor memastikan bahwa Pemkab Kotim akan terus menyiapkan ruang evaluasi tahunan melalui Bulan Sosialisasi Potensi. Program ini menjadi sarana untuk memastikan setiap kecamatan memperoleh perhatian yang seimbang sesuai potensi dan kebutuhannya. “Kegiatan ini penting untuk menggali potensi secara berkelanjutan dan memastikan seluruh wilayah mendapat porsi pembangunan yang layak,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post