SAMPIT – Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Susilo, menilai langkah Gubernur Kalimantan Tengah dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerapan fakta integritas adalah terobosan luar biasa yang membawa manfaat besar bagi pembangunan daerah.
“Langkah yang disampaikan Pak Gubernur ini sangat luar biasa dan memberikan asas manfaat bagi peningkatan PAD. Ini akan mendorong kualitas pembangunan daerah, serta menegaskan bahwa setiap investor yang berinvestasi wajib memberi perhatian terhadap kontribusinya bagi kemakmuran masyarakat Kalimantan Tengah,” ujar Susilo, Selasa 28 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, fakta integritas bukanlah beban bagi perusahaan, melainkan bentuk tanggung jawab sosial dan moral bagi pelaku usaha. Menurutnya, perusahaan tidak boleh hanya datang untuk mengejar keuntungan semata tanpa memikirkan dampak sosial bagi daerah tempat mereka beroperasi.
“Fakta integritas ini justru menjadi jembatan untuk membangun hubungan saling menguntungkan antara pemerintah dan investor. Dengan adanya komitmen ini, iklim usaha menjadi lebih sehat, karena memberikan kepastian hukum dan kejelasan mengenai hak serta kewajiban masing-masing pihak,” jelasnya.
Susilo menambahkan, pemerintah daerah perlu membentuk tim pengawasan khusus agar pelaksanaan fakta integritas benar-benar berjalan efektif. Tim tersebut, kata dia, bisa dibentuk oleh gubernur atau bupati agar implementasinya menyentuh seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
“Kalimantan Tengah memiliki sumber daya alam yang luar biasa, tapi selama ini belum dimanfaatkan maksimal untuk kesejahteraan masyarakat. Fakta integritas ini bisa menjadi langkah awal untuk memperkuat komitmen pengelolaan ekonomi berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Kadin, sebagai induk dunia usaha sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987, memiliki peran penting dalam mengawal dan memantau pelaksanaan kebijakan tersebut.
“Kadin adalah mitra sejajar dan strategis pemerintah daerah. Kami siap bersinergi agar peningkatan PAD benar-benar terwujud dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Susilo menilai kebijakan ini sejalan dengan visi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kemandirian ekonomi dan peningkatan pendapatan daerah sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post