SAMPIT – Jalan utama di Kota Sampit, Sabtu 30 Agustus 2025, berubah menjadi panggung kreativitas. Ratusan peserta dari berbagai kalangan menampilkan beragam atraksi dalam pawai pembangunan memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Ketua Panitia, Alang Arianto, mengungkapkan pawai tahun ini diikuti 257 peserta. Mereka terbagi dalam kategori kendaraan hias, drum band, pelajar, masyarakat umum, hingga kelompok sepeda hias. “Peserta yang terdata mencapai 257, dengan penampilan yang cukup bervariasi,” jelasnya, Sabtu 30 Agustus 2025.
Bupati Kotim, Halikinnor, terlihat antusias menyaksikan jalannya pawai bersama masyarakat. Ia mengapresiasi semua pihak yang turut memeriahkan perayaan hari bersejarah ini. “Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya menyampaikan terima kasih. Semoga pawai berjalan tertib dan memberi hiburan bagi masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas, tetapi juga perekat kebersamaan. Halikinnor menekankan pentingnya menjaga keamanan serta kebersihan selama pawai berlangsung. “Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama, jangan ada sampah berserakan,” pesannya.
Pawai yang dimulai dari depan rumah jabatan bupati hingga Taman Kota Sampit itu berlangsung meriah. Barisan pelajar dengan kostum unik, deretan kendaraan hias yang penuh ornamen kemerdekaan, serta dentuman drum band, menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang menyaksikan.
Diakhir sambutannya, Halikinnor juga menyinggung situasi nasional. Dia meminta masyarakat Kotim tetap fokus menjaga ketenteraman daerah. “Meskipun di Jakarta sedang ada aksi demonstrasi, saya harap masyarakat Kotim tetap tenang dan tidak terprovokasi,” tegasnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post