• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Sabtu, 25 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Transmigrasi Menuju Kotim, DAD Tolak dengan Alasan Pertimbangkan Masyarakat Lokal

Transmigrasi Menuju Kotim, DAD Tolak dengan Alasan Pertimbangkan Masyarakat Lokal

Selasa, 15 Juli 2025
in Kotawaringin Timur
A A
Foto: MATA KALTENG -Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kotim, Gahara.

Foto: MATA KALTENG -Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kotim, Gahara.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Wacana pemerintah pusat menjadikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sebagai daerah tujuan transmigrasi memantik reaksi keras dari tokoh adat dan wakil rakyat. Mereka khawatir, alih-alih menyejahterakan, program tersebut justru akan semakin menjauhkan masyarakat lokal dari tanah dan hak-haknya sendiri.

Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kotim, Gahara, menyatakan pihaknya menolak keras rencana tersebut. Menurutnya, kondisi sosial ekonomi masyarakat lokal masih sangat memprihatinkan dan belum siap menerima dampak dari program transmigrasi nasional 2025–2029.

Baca juga berita lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) kepada Perusahaan Konstruksi di Kotim

Sehari Enam Kali Karhutla, Sejumlah Wilayah Kotim Diselimuti Ancaman Api

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

“Kami menolak jika Kotim dijadikan daerah transmigrasi karena masalah kemiskinan dan ketimpangan sosial di sini belum terselesaikan. Transmigrasi malah bisa memperparah ketimpangan yang ada,” ujarnya, Selasa 15 Juli 2025.

Ia menambahkan, keberadaan pendatang baru dikhawatirkan akan menciptakan persaingan tidak sehat atas sumber daya yang terbatas, yang pada akhirnya menyingkirkan masyarakat adat dan petani lokal dari ruang hidup mereka. Bahkan ia menyebut pola ini mirip kolonisasi gaya baru.

“Hak-hak masyarakat Dayak, seperti hak budaya, hak politik, dan hak ekonomi, sudah lama tergerus. Kalau transmigrasi tetap dipaksakan, maka kami hanya akan jadi penonton di tanah sendiri,” tegas Gahara.

Ia juga mengkritik narasi pemerintah pusat yang melihat Kalimantan hanya sebagai hutan kosong. Menurutnya, sejak jauh sebelum Indonesia merdeka, hutan-hutan di Kalimantan sudah menjadi ruang hidup suku Dayak dan bukan wilayah tak bertuan.

“Jakarta jangan hanya pandang Kalimantan sebagai hutan. Ini bukan tanah kosong. Kami sudah lama tinggal dan hidup dari hutan ini,” katanya.

Tak hanya itu, Gahara menyoroti bahwa selama ini kekayaan alam di Kotim seperti hasil hutan, perkebunan, dan tambang lebih banyak disetor ke pusat. Sementara masyarakat adat masih berjibaku dengan kemiskinan, minim akses pendidikan, dan lahan yang kian menyempit.

“Eksistensi masyarakat adat diakui negara, tapi hak-haknya nyaris tak tersentuh. Itu fakta yang kami hadapi bertahun-tahun,” ungkapnya.

Senada, Ketua DPRD Kotim Rimbun juga menyoroti potensi konflik sosial yang bisa timbul jika program transmigrasi tidak dikaji secara matang. Ia menekankan perlunya evaluasi dan langkah antisipatif sebelum program dijalankan.

“Kotim memang belum masuk dalam daftar resmi transmigrasi nasional, tapi kalau ke depan ditetapkan, kita harus benar-benar siap. Jangan sampai masyarakat lokal malah tersisih,” katanya.

Rimbun turut mengkritisi kebijakan penertiban kawasan hutan oleh Satgas PKH yang dianggap tidak adil. Menurutnya, banyak masyarakat lokal di pelosok belum memahami pentingnya sertifikat hak milik (SHM), sementara lahan mereka bisa saja tiba-tiba disita. Ironisnya, para transmigran justru seringkali sudah dijanjikan legalitas tanah bahkan sebelum mereka datang.

“Ini yang kami lihat sebagai ketimpangan. Masyarakat lokal bertahun-tahun menempati lahan, tapi tak punya SHM. Sementara pendatang malah difasilitasi dari awal,” ucapnya.

Ia berharap pemerintah pusat maupun daerah bisa bersikap bijak. Transmigrasi boleh saja dijalankan, tapi harus berbasis keadilan sosial dan keberpihakan pada masyarakat asli daerah.

“Kami tidak anti transmigrasi, tapi tolong pikirkan dulu nasib masyarakat lokal. Jangan hanya fokus pada pendatang lalu lupakan mereka yang sudah lama tinggal di sini,” pungkasnya.

(dia/matakalteng)

Share4Tweet3SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

DPRD Sambut Baik Edukasi Bahaya Narkoba dan Judi Online ke Peserta Didik

Next Post

Polda Kalteng Gelar Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) kepada Perusahaan Konstruksi di Kotim

Sabtu, 25 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Sehari Enam Kali Karhutla, Sejumlah Wilayah Kotim Diselimuti Ancaman Api

Sabtu, 25 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026
Load More
Next Post

Polda Kalteng Gelar Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri

Polsek Bukit Batu Minta Warga Waspada Aksi Premanisme

Satbinmas Polresta Palangka Raya Edukasi Siswa MTS Mumtaz tentang Bahaya Kenakalan Remaja

Pemuda Tani Diharap Jadi Motor Kemajuan Pertanian Mandiri dan Berdaya Saing di Kalteng

Satlantas Polresta Palangka Raya Edukasi Supir Logistik Tertib Berlalu Lintas

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Galian C Ilegal di Talekoi, Diduga Ada Ormas Terseret

Sabtu, 25 Juli 2026

PT PIR Diduga Gunakan Material Ilegal untuk Pemeliharaan Jalan Houling Tambang  PT Hasnur

Jumat, 24 Juli 2026

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026

Tabligh Akbar Bersama Ning Umi Laila, Irawati Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Selasa, 21 Juli 2026

Kotim Sepakati Raperda Penanganan Kawasan Kumuh, Perkuat Dasar Hukum Penataan Permukiman

Senin, 20 Juli 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12235 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5952 shares
    Share 2381 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3807 shares
    Share 1523 Tweet 952
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2790 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK