SAMPIT – Keberangkatan calon jamaah haji Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tahun ini diwarnai duka. Kusnan Syahrin, salah satu calon jamaah haji asal Desa Sungai Paring Cempaga, meninggal dunia pada Senin 12 Mei 2025 sehari sebelum acara pelepasan keberangkatan oleh Pemerintah Kabupaten Kotim.
Almarhum wafat di usia 66 tahun akibat sakit sekitar pukul 13.00 WIB.
Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kotim, Rabiatul Adawiyah, menyampaikan bahwa Kusnan Syahrin rencananya akan berangkat haji bersama istrinya.
“Informasi dari keluarga, almarhum akan dimakamkan Selasa 13 Mei di Desa Sungai Paring Cempaga,” katanya, Selasa 13 Mei 2025.
Meski gagal berangkat, pihak Kemenag memastikan bahwa kuota haji Kusnan tidak hangus.
“Untuk porsinya bisa naik ke kuota cadangan, tapi harus diinput ke aplikasi. Namun pastinya kuota tidak hangus dan bisa dilimpahkan ke keluarga,” jelasnya.
Kepergian Kusnan menjadi pengingat bagi para calon jamaah lainnya untuk tetap menjaga kesehatan, terutama di masa persiapan menuju tanah suci.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post