• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Rabu, 10 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Dua Situs Bersejarah di Kotim Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional

Dua Situs Bersejarah di Kotim Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional

Senin, 12 Mei 2025
in Kotawaringin Timur
A A
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotim, Bima Ekawardhana.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotim, Bima Ekawardhana.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Dua situs bersejarah di Kotawaringin Timur, yaitu Huma Betang Tumbang Gagu di Kecamatan Antang Kalang dan Rumah Tua Kai Jungkir di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, diusulkan menjadi cagar budaya tingkat provinsi dan nasional.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim, Bima Ekawardhana, menyampaikan bahwa kedua situs tersebut telah ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat kabupaten oleh Bupati Kotim. “Sementara ini beberapa yang sudah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh bupati di antaranya Huma Betang Tumbang Gagu dan Rumah Tua Kai Jungkir. Kedua cagar budaya ini nantinya akan kami usulkan juga untuk menjadi cagar budaya tingkat provinsi dan nasional,” kata Bima, Selasa 13 Mei 2025.

Baca juga berita lainnya

Antisipasi Genangan Jelang Penerbangan Perdana Super Air Jet, Bandara H Asan Perkuat Koordinasi dengan Pemkab Kotim

Belanja Pegawai 30 Persen APBD Bakal Ditinjau, Daerah Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Beban PPPK

Sempat Tertunda Karena Cuaca, Penerbangan Super Air Jet Diharapkan Perkuat Konektivitas Kotim, Seruyan dan Katingan

Dishub Kotim Minta Warga Laporkan Truk Besar yang Masih Melintas di Dalam Kota

Bima menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan sinopsis dan sejarah dari kedua situs tersebut sebagai syarat pengajuan ke tim ahli cagar budaya provinsi. “Saat ini masih dalam proses penilaian. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat provinsi dan nantinya diusulkan untuk menjadi cagar budaya tingkat nasional,” ujarnya.

Menurut Bima, penetapan sebagai cagar budaya nasional akan memberikan keuntungan dari sisi perhatian pemerintah dalam hal pemeliharaan dan pembinaan. “Jika sudah ditetapkan, itu akan menjadi perhatian baik dari provinsi maupun pusat, termasuk anggaran pemeliharaan. Jadi pengelolaannya bisa lebih intensif lagi,” katanya.

Selama ini, tingkat kunjungan wisatawan ke Rumah Tua Kai Jungkir dinilai masih rendah karena masyarakat setempat menganggapnya hanya sebagai rumah tua biasa. “Beda kalau sudah ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat nasional. Nanti pengelolaannya bisa dibuat lebih eksklusif sehingga menarik lebih banyak wisatawan,” jelasnya.

Namun, kondisi kedua bangunan tersebut saat ini cukup memprihatinkan. “Kondisi Rumah Tua Kai Jungkir butuh renovasi sekitar 40 persen karena sebagian bangunan sudah lapuk dan roboh. Sementara Huma Betang Tumbang Gagu butuh renovasi sekitar 20 persen,” ungkap Bima.

Ia menambahkan, pihaknya tidak dapat melakukan renovasi sembarangan karena harus berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya di Palangka Raya agar struktur bangunan tetap sesuai dengan aslinya. “Renovasi harus mengikuti kaidah cagar budaya. Kami tidak bisa melakukan perubahan secara bebas,” tutupnya.

Rumah Betang Tumbang Gagu, yang dibangun pada tahun 1870 oleh enam kepala keluarga, merupakan rumah adat Dayak Ngaju yang terletak di Desa Tumbang Gagu, Kecamatan Antang Kalang. Rumah ini memiliki panjang 47,47 meter dan lebar 15,5 meter, serta dibangun di atas lahan seluas 14.300 meter persegi. Sebagai rumah betang tertua di Kotim, bangunan ini menjadi simbol kehidupan komunal dan toleransi masyarakat Dayak.

Sementara itu, Rumah Tua Kai Jungkir, yang dibangun sekitar tahun 1946–1947, terletak di Kecamatan Baamang. Rumah ini merupakan peninggalan tokoh berpengaruh dalam sejarah berdirinya Sampit, Kai Jungkir. Namun, tingkat kunjungan wisatawan ke situs ini masih rendah karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap nilai historisnya.

(dia/matakalteng)

Share2Tweet2SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

DPRD Palangka Raya Desak Pemerintah Serius Kembangkan Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Lokal

Next Post

Ketua DPRD Palangka Raya Ingatkan Pentingnya Peran Masyarakat dalam Pembangunan Melalui Pembayaran PBB

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Antisipasi Genangan Jelang Penerbangan Perdana Super Air Jet, Bandara H Asan Perkuat Koordinasi dengan Pemkab Kotim

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Belanja Pegawai 30 Persen APBD Bakal Ditinjau, Daerah Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Beban PPPK

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Sempat Tertunda Karena Cuaca, Penerbangan Super Air Jet Diharapkan Perkuat Konektivitas Kotim, Seruyan dan Katingan

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Dishub Kotim Minta Warga Laporkan Truk Besar yang Masih Melintas di Dalam Kota

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Penantian 21 Tahun Menuju Kepastian, Pemkab Kotim Siapkan Hibah Lahan untuk Hindu Kaharingan

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Drainase Ujung Bandara H Asan Jadi Perhatian, Bupati Ingin Runway Bebas Genangan

Selasa, 9 Juni 2026
Load More
Next Post
Ketua DPRD Palangka Raya Ingatkan Pentingnya Peran Masyarakat dalam Pembangunan Melalui Pembayaran PBB

Ketua DPRD Palangka Raya Ingatkan Pentingnya Peran Masyarakat dalam Pembangunan Melalui Pembayaran PBB

Kobar Gerbang Ekonomi Wilayah Barat

Peringati Hari Jadi ke 68, DPRD Kalteng dan Forkopimda Gelar Anjangsana ke Panti Sosial

45 Jamaah Haji Kapuas Tiba di Embarkasi Banjarmasin

Penderita Thalasemia di Kotim Butuh Donor Darah, Ayo Selamatkan Nyawa !!

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK