SAMPIT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit terus memberikan pelayanan terbaik kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), salah satunya melalui pelayanan kesehatan yang optimal.
Berkaitan dengan hal tersebut, Lapas Sampit kembali merujuk dua orang WBP untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan di RSUD dr Murjani Sampit, Rabu 31 Juli 2024.
Dua WBP yang telah menerima surat rujukan dari dokter umum Klinik Pratama Lapas Sampit (Kaharuddin) diantar untuk menjalani pengobatan lanjutan di RSUD dr Murjani Sampit.
Mereka didampingi oleh satu petugas kesehatan dan dikawal oleh dua petugas pengamanan Lapas Sampit. Kedua WBP tersebut dirujuk ke Poli Penyakit Dalam RSUD dr Murjani Sampit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kaharuddin, dokter di Klinik Pratama Lapas Sampit, menjelaskan bahwa kedua WBP tersebut membutuhkan penanganan lebih intensif yang hanya bisa dilakukan di rumah sakit.
“Kedua WBP ini kami rujuk ke RSUD dr Murjani Sampit karena mereka memerlukan penanganan yang lebih lanjut. Kami selalu siap memberikan pelayanan maksimal, terutama dalam bidang kesehatan,” ujar Kaharuddin. Rabu, 31 Juli 2024.
Dalam proses rujukan tersebut, kedua WBP akan terus dilakukan observasi dan pemantauan kesehatan secara intensif. Pemeriksaan kesehatan akan dilakukan setiap hari untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan mereka.
Pelayanan kesehatan yang diberikan kepada WBP merupakan salah satu upaya Lapas Sampit untuk memastikan hak-hak mereka tetap terpenuhi, termasuk dalam hal mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. Dengan rujukan ini, diharapkan kedua WBP dapat segera memperoleh penanganan yang dibutuhkan sehingga kesehatannya dapat pulih dengan cepat.
Lapas Kelas IIB Sampit telah menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga kesehatan WBP dengan rutin mengadakan pemeriksaan kesehatan dan memberikan rujukan medis jika diperlukan. Langkah ini sejalan dengan upaya untuk menjamin bahwa WBP tetap mendapatkan perawatan yang layak dan berkualitas selama menjalani masa hukuman.
Pihak Lapas Sampit juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi kesehatan, termasuk RSUD dr Murjani Sampit, untuk memastikan setiap WBP yang memerlukan perawatan medis lanjutan dapat segera ditangani dengan baik. Ini menunjukkan sinergi yang kuat antara lembaga pemasyarakatan dan fasilitas kesehatan setempat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, termasuk para WBP.
(gus/matakalteng)




















Discussion about this post