SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) setempat memberi apresiasi kepada wajib pajak yang taat yaitu membayar pajak tepat waktu. Apresiasi diberikan denga gebyar undian berbagai hadiah menarik.
“Kita menyaksikan gebyar undian pajak bumi dan bangunan yang digelar tadi malam. Mereka yang taat dan tepat waktu dalam pembayaran pajak diundi, yang beruntung mendapat hadiah yang di siapakan, ” kata Bupati Kotim Halikinnor, Minggu 3 Desember 2023.
Gebyar undian pajak bumi dan bangunan (PBB) itu digelar di autorium Citymall Sampit pada Sabtu malam (2 Desember 2023). Turut hadir wakil bupati, sekda, sejumlah kepala dinas, camat serta wajib pajak lainnya. Pengundian dilakukan langsung oleh Bupati Kotim Halikinnor. Mereka yang beruntung membawa hadiah yang disiapkan seperti sepeda listrik 2 unit, kulkas 2 pintu sebanyak 2 unit, dan hadiah menarik disiapkan.
“Berdasarkan laporan Kepala Bappenda bahwa pajak kita alhamdulillah terjadi peningkatan untuk pajak bahkan ada yang sampai melebihi 47%. Artinya ini, pertama memang ekonomi kita sudah mulai pulih, sehingga perekonomian kita berjalan normal. Kedua juga kesadaran masyarakat tentang kewajiban membayar pajak tinggi atau sudah baik,” ucapnya.
Lanjutnya, meningkatnya penerimaan pajak Kotim juga dikarenakan saat ini pembayaran pajak lebih mudah. Pasalnya dengan inovasi yang dibuat oleh pihak Bappenda, pembayaran pajak dapat dilakukan dimana saja menggunakan aplikasi di smartphone.
“Pembayaran pajak lebih mudah menggunakan aplikasi, jadi tidak lagi harus datang ke kantor cukup menggunakan aplikasi sudah bisa membayar pajak dan mengetahui berapa terutang pajaknya, ” imbuhnya.
Oleh sebab itu, bentuk apresiasi pemerintah terhadap wajib pajak yang telah membayar pajak secara rutin memberikan hadiah yang diundi. Bahkan Halikinnor menjanjikan jika penerimaan pajak semakin besar maka hadiah yang diberikan pun lebih besar juga. Dia pun meminta Bappenda untuk terus menggali lagi wajib pajak baru. Karena menurutnya, jika dilihat dari jumlah penduduk Kotim yang mencapai 500 ribu orang tentunya masih banyak warga yang belum mempunyai nomor objek pajak (NOP) .
“Sehingga harapan kita kan secara bertahap akan bertambah lagi wajib pajak, otomatis dengan itu maka akan meningkat lagi pendapatan daerah. Meningkatnya pendapatan daerah maka belanja pun akan lebih leluasa, sehingga kita bisa membangun daerah lebih baik lagi. Karena kita tahu, saat ini kebutuhan kita masih banyak seperti infrastruktur baik di bidang pertanian pendidikan maupun kesehatan dan dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat. Mudah-mudahan sekali lagi wajib pajak kita bertambah dan ketaatan kita masyarakat membayar pajak semakin baik, ” paparnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post