SAMPIT – Cegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di musim kemarau, Kapolsek Baamang, Polres Kotawaringin Timur Iptu Frederick Liano menggelar patroli dengan menggandeng Komunitas Mentaya Trail Adventure (MAT) Sampit.
Kapolsek yang langsung memimpin patroli mengatakan, sepanjang kegiatan itu pihaknya menyinggahi lahan dan kebun milik masyarakat. Kepada para pemilik ia mengimbau agar tidak membakar lahan, terutama kebun warga yang sudah dibersihkan.
“Pada kesempatan ini, kami juga mengajak instansi terkait untuk turun ke masyarakat memberikan sosialisasi dan melakukan antisipasi dini dalam penanggulangan karhutla,” tutur Kapolsek Baamang, Iptu Frederick Liano, Sabtu, 12 Agustus 2023.
Tujuan patroli Karhutla bersama ini disamping melihat secara langsung kondisi wilayah yang ada hotspot, juga memberikan himbauan dan edukasi kepada warga yang tinggal di daerah yang mana merupakan peladang yang membuka Ladang secara dibakar.
“Saya berharap kepada warga yang berladang agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” jelas
Patroli dengan motor trail sebagai solusi untuk menjangkau medan-medan yang sulit dijangkau dengan kendaraan biasa.
“Menggunakan motor trail adalah solusi yang tepat untuk melakukan sosialisasi di wilayah yang sulit dijangkau, karena dengan motor ini medan extrem pun bisa dilibas. Saat kami mengendarai motor, kita mampir ke kebun warga ataupun pemilik lahan untuk memberikan imbauan agar tidak membakar lahan. Intinya dilarang membakar hutan dan lahan, kalau terbukti akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” terangnya.
Sementara itu Camat Kobes Gusti Mukafi sekaligus pembinaan Komunitas MAT Sampit mengapresiasi kegiatan patroli yang dilakukan Kapolsek dengan menggandeng MAT Sampit. Sepekan terakhir lanjut Gusti, sudah banyak terjadi karhutla maupun karhan diberbagai lokasi. Upaya pencegahan terus dilakukan baik dari pemerintah, kepolisian, masyarakat maupun komunitas trail.
“Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Kapolsek Baamang, yang dalam hal ini menggandeng Komunitas MAT trail Sampit untuk melakukan sosialisasi pencegahan karhutla dan karhan di wilayah hukumnya. Semoga dengan adanya ini, menjadi edukasi untuk yang lainnya dan untuk masyarakat tau dengan adanya karhutla dapat berdampak buruk bagi kita semua, terutama kesehatan maupun ekonomi. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan,” tutup Gusti Mukafi.
(gus/matakalteng.com)




















Discussion about this post