SAMPIT – Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Kotim) mulai melaksanakan Operasi Patuh Telabang 2023 untuk mengecek kelengkapan kendaraan dan tertib berlalulintas para pengendara di wilayah Kotim.
“Jadi Operasi ini digelar selama 14 hari. Operasi ini dengan sasaran atau tujuan untuk meningkatkan Kamseltibcar Lantas di wilayah Kotim, guna mendukung kegiatan masyarakat,” ungkap Kapolres Kotim AKBP Sarpani saat gelar upacara dimulainya Operasi Patuh Telabang di Halaman Mapolres Kotim, Senin, 10 Juli 2023.
Target dari operasi Patuh Telabang ini adalah menurunkan angka kecelakaan lalulintas dan menurunkan tingkat fatalitas korban lakalantas dan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintaslintas.
“Sebanyak 30 personil dilibatkan dalam operasi patuh Telabang ini. Operasi patuh Telabang ini digelar di seluruh wilayah Kotim, tetapi sesuai dengan hasil pemetaan salah satunya tempat yang rawan kecelakaan, supaya kecelakaan di wilayah itu bisa berkurang,” jelasnya.
Ia menambahkan secara selektif dan prioritas operasi ini bisa melakukan penindakan dengan beberapa kriteria yang harus dipedomani oleh personil yang akan terjadi situasi dimana masyarakat pengguna jalan berpotensi membahayakan diri sendiri maupun membahayakan orang lain.
“Penindakan dengan beberapa kriteria seperti balapan liar, melawan arus lalu lintas, overload, menggunakan Ponsel, pengemudi ranmor di bawah umur, Pengendara roda dua berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm, mengemudi ranmor dalam pengaruh alkohol dan tidak menggunakan safety belt, dan pengemudi ranmor yang melebihi batas kecepatan. Pelaksanaan Ops Patuh Telabang 2023 personel diharapkan senantiasa mengedepankan langkah preventif, edukatif, persuasif, humanis,” tutupnya.
Untuk diketahui bahwa dalam upacara yang dilaksanakan dalam gelar Operasi Patuh Telabang 2023 ini diikuti oleh Jajaran Personil Polres Kotim, Kepala Dinas Dishub Kotim dan jajaran serta Subdenpom XII/2-1 Sampit.
(gus/matakalteng.com)





















Discussion about this post