SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Kementerian Agama setempat kembali melaksanakan persiapan keberangkatan calon jamaah haji setelah dua tahun tidak menggelar lantaran pandemi Covid-19. Namun berbeda dari sebelumnya, jumlah calon jamaah haji saat ini lebih sedikit dibandingkan tahun lalu yang mencapai ratusan orang.
“Kuota untuk jamaah haji Kotim tahun ini ada 95 orang tapi yang berangkat hanya 91 orang jamaah. Itu karena 4 orang berhalangan dengan berbagai alasan ada yang sakit dan ada pula yang usianya lebih dari 65 tahun, sehingga tertunda keberangkatannya,” kata Sublianur Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kotim , Jumat 3 Juni 2022.
Dijelaskannya, sebelum adanya pandemi, kuota haji untuk wilayah Kotim mencapai 150-200 orang. Namun sekarang hanya 95 orang saja. Hal itu dikarenakan adanya batasan dari pihak penyelenggara atau Otoritas Arab Saudi guna mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 di sana.
“Kurangnya jamaah kita yang berangkat ini bukan keinginan Kementerian Agama tetapi keinginan otoritas Arab Saudi karena Covid-19 ini yang melanda. Sehingga pihaknya tidak memberikan sepenuhnya kepada umat Islam untuk menjalankan ibadah haji,” jelasnya.
Lanjutnya, selain lebih dari separuh pengurangan jumlah, ada syarat yang harus dilakukan oleh para calon jamaah haji sebelum berangkat melaksanakan rukun islam ke lima itu. Diantaranya mereka yang berusia 65 tahun keatas tidak dapat berangkat. Itu sesuai aturan yang baru dikeluarkan pada tahun 2022 ini.
“Para jamaah yang berangkat juga dipastikan sudah vaksinasi Covid-19 dari dosis 1-3 atau booster. Kemudian juga jamaah sebelum memasuki embarkasi harus melakukan tes PCR 72 jam sebelum ke bagasi. Jadi selain kuota yang terbatas juga ada syarat yang harus dilakukan saat akan berangkat,” ujarnya.
Diketahui berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 405 Tahun 2022, Kuota Haji reguler Kalimantan Tengah berjumlah 736 orang, terdiri dari 732 Jamaah Calon Haji dan 4 Petugas Haji Daerah. Keberangkatan Jamaah tersebut dijadwalkan melalui Embarkasi Haji Banjarmasin lewat Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, yang terbagi dalam gelombang I (kloter 5 dan 6) dan gelombang II (kloter 7).
(dev/matakalteng.com)




















Discussion about this post