• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Bersabar Demi Penuhi Kebutuhan Hidup

Bersabar Demi Penuhi Kebutuhan Hidup

Sabtu, 26 Desember 2020
in Kotawaringin Timur
A A
FOTO : DEVIANA/MATAKALTENG - Salah seorang pedagang ayah di Pasar Ikan Mentaya di komplek Pusat Perbelanjaan Mentaya Sampit.

FOTO : DEVIANA/MATAKALTENG - Salah seorang pedagang ayah di Pasar Ikan Mentaya di komplek Pusat Perbelanjaan Mentaya Sampit.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Tepat pukul 05.30 WIB kesibukan dan keramaian yang ditemani dengan aroma berbagai macam jenis ikan dan sayur mulai terlihat di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Kalimantan Tengah, yang sudah puluhan tahun dijadikan pusat perbelanjaan dari berbagai macam kebutuhan pokok.

Sejumlah pedagang mulai sibuk menyiapkan dan menyusun dagangannya dibloknya masing-masing. Tidak hanya pedagang laki-laki, nampak juga pedagang perempuan yang juga asyik menyiapkan dagangannya dengan harapan terjual habis.

Baca juga berita lainnya

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Pancasila dan Data Ekonomi Jadi Fondasi Membangun Kotim yang Lebih Maju

Turnamen Mandiri Jadi Panggung Pembinaan Pemain Muda dan Penggerak Ekonomi Warga

Begitulah rutinitas para pedagang di pasar terbesar di Kota Sampit ini setiap pagi. Kondisi ini berlangsung sudah berpuluh-puluh tahun sejak pasar tersebut dibangun pemerintah daerah.

Namun saat ini ada yang berbeda, dimana hasil penjualan mereka tak seperti tahun-tahun sebelumnya, terutama Natal dan menjelang Tahun Baru seperti saat ini.

“Sekarang ini jauh berbeda dengan dulu, sekarang penjualan kita sepi,” kata Yani salah satu pedagang ayam potong di pasar tersebut, Jumat 25 Desember 2020.

Hal itu terjadi hampir sepuluh bulan semenjak daerah ini ditetapkan sebagai salah satu wilayah yang terdampak Covid-19. Namun hal itu, tidak menyurutkan semangat para pedagang untuk mencari nafkah dan menyediakan kebutuhan masyarakat serta tetap menjaga jalannya roda perekonomian, meskipun ancaman penularan Covid-19 menghantui dan terkadang ada rasa kecewa muncul lantaran dagangannya tak habis terjual.

“Mau tidak jualan kebutuhan hidup kita banyak, ya kita jalani aja dan syukuri karena memang keadaan seperti ini. Meskipun seringkali ada rasa kecewa karena dagangan kita banyak yang tidak terjual,” terang Yani.

Wanita yang telah 16 tahun berjualan di pasar PPM itu mengaku, dari sekian lama ia berdagang, kondisi terburuk yang dirasakan dan dialami adalah saat ini, dimana wabah Covid-19 menghancurkan perekonomian dunia.

Dampak Covid-19 inilah mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya terutama menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Kalau dulu keuntungan kita bisa sampai Rp 1 juta perhari saat menjelang Natal dan Tahun Baru, sekarang paling banyak Rp 200 ribu,” tuturnya.

Perempuan berumur 47 tahun dengan pawakan tubuh tinggi dan kulit putih tersebut mengungkapkan jika Natal dan Tahun Baru di tahun-tahun sebelumnya mampu menjual 100 hingga 200 ekor ayam potong, tahun ini hanya mampu menjual sekitar 45 potong saja.

“Jangan 100 ekor, 50 ekor aja sudah lumayan sekarang ini,” ungkapnya.

Alasan sepinya berjualan adalah selain jumlah konsumen langganannya yang berkurang terutama karyawan kebun sawit, juga kurangnya masyarakat yang beragama Nasrani merayakan natal seperti tahun-tahun sebelumnya dan dilarangnya perayaan Tahun Baru.

“Pelanggan kita dari kebun sudah jarang ditambah lagi Natal tidak seramai dulu atau tidak open house,” papar Yani.

Diketahui bahwa sebelumnya Pemerintah setempat telah mengimbau agar perayaan Natal dapat dilakukan namun dengan kesederhanaan. Selain itu guna mencegah meningkatnya penyeberan Covid-19, Pemerintah juga melarang masyarakat untuk merayakan pergantian Tahun Baru di wilayah setempat, masyarakat diminta untuk mengisi tahun baru dengan berdoa di rumah masing-masing atau dapat melaksanakan di rumah ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianut sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

“Tahun baru 31 Desember 2020 seluruh tempat hiburan masyarakat ditutup pada paling lambat pukul 23.00 WIB,” tambah Multazam juru bicara Tim Satgas Covid-19 Kotim.

Selain itu, untuk mengantisipasi peningkatan penyeberan Covid-19, Pemerintah juga menutup sejumlah wisata seperti taman kota ikon Jelawat Pantai Ujung Pandaran dan tempat wisata lainnya ditutup mulai tanggal 30 Desember 2020 pukul 00.00 WIB sampai dengan tanggal 2 Januari pukul 00.00 WIB.

“Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penyeberan Covid-19 mengingat wabah ini belum reda,” tuturnya.

Pasalnya ancaman Covid-19 di Kotim terus mengancam dan jangan dianggap remah namun juga membuat paranoid. Jalankan protokol kesehatan dengan baik, agar terhindar dari penularan Covid-19.

(dev/matakalteng.com)

Share1Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

24 Napi Lapas Kelas IIB Sampit Mendapatkan Remisi Natal

Next Post

Tabrak Pohon, 2 Orang Meninggal Ditempat

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Pancasila dan Data Ekonomi Jadi Fondasi Membangun Kotim yang Lebih Maju

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Turnamen Mandiri Jadi Panggung Pembinaan Pemain Muda dan Penggerak Ekonomi Warga

Minggu, 31 Mei 2026
Kotawaringin Timur

Tantangan Era Digital Jadi Sorotan, Pesantren Dinilai Benteng Pembentukan Karakter Generasi Muda

Sabtu, 30 Mei 2026
Kotawaringin Timur

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026
Load More
Next Post

Tabrak Pohon, 2 Orang Meninggal Ditempat

Tempat Wisata Ditutup, Masih Ada Taman Bunga Lho...

Danau Salju Jadi Salah Satu Objek Wisata Yang Diserbu

Orangtua Berperan Penting Dalam Pendidikan Anak Mulai Usia Dini

Dewan Minta Sarana dan Prasaranan Pendidikan Desa Rungau Raya Ditingkatkan

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK