SAMPIT – Bahaya narkoba masih mengancam para generasi muda di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Hal itu terindikasi dari tindak pidana yang ditangani oleh penegak hukum, dimana perkara narkotika masih mendominasi.
“Untuk tindak pidana umum di Kotim ini masih didominasi dengan perkara narkoba,” tutur Kajari Kotim, Hartono, Rabu 22 Juli 2020.
Hartono menambahkan, narkoba di Kotim sendiri kebanyakan berasal dari luar, daerah lantaran Kotim memiliki banyak pintu masuk yang dapat dilalui, diantaranya beberapa pelabuhan laut yang ada, bandara serta jalur darat yang menghubungkan ke berbagai daerah. Sehingga perlunya perhatian dan pengawasan semua pihak.
“Kotim ini memiliki beberapa pintu masuk yang dapat dilalui oleh para pengedar seperti laut dan bandara,” tambahnya.
Menurut Hartono, ada oknum-oknum yang sengaja ingin merusak mental moral generasi muda di Kotim. Sehingga dengan hal tersebut pihaknya mencanangkan tuntutan perkara tindak pidana narkoba tersebut secara maksimal. Dengan begitu masyarakat khususnya generasi muda agar tidak main-main dengan narkoba.
“Tuntutan secara maksimal dapat membuat jera bagi pelaku dan pembelajaran masyarakat agar tidak main-main dengan narkoba,” katanya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post