KUALA KAPUAS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas bersama Tim Bapperida setempat mengikuti rapat koordinasi teknis perencanaan pembangunan (Rakortekrenbang) tahun 2026 di Palangka Raya, pada 21–23 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah.
Tujuannya menyamakan pemahaman antara kabupaten dan provinsi tentang target-target kesehatan yang harus dicapai. Dinkes Kapuas menerjunkan beberapa perwakilan. Ada Tim PIH yang diketuai Rengki, Tim Kesehatan Masyarakat diketuai Hikmayanti, Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit diketuai Noorhaili, serta dari Bidang Pelayanan Kesehatan diwakili Rahmawati.
Mereka juga didampingi Tim Bapperida Kabupaten Kapuas. Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa hal penting yang menjadi pembicaraan utama. Pertama, Angka Kematian Ibu atau AKI, yaitu bagaimana cara menekan kematian ibu saat hamil atau melahirkan. Kedua, stunting atau masalah gizi kronis pada anak, yang dibahas langkah-langkah pencegahannya sejak dini.
Ketiga, CKG/PKG atau pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Selain itu, dibahas juga pelayanan Jamkeskin atau JKN dan UHC Kabupaten, agar warga miskin bisa berobat dengan mudah dan cakupan kesehatan semesta di Kapuas bisa tercapai. Tak kalah penting, pelayanan TB atau tuberkulosis dibahas agar penyakit ini tidak menyebar luas dan penderitanya bisa sembuh.
Pengembangan puskesmas dan rumah sakit juga menjadi topik, termasuk akreditasi rumah sakit atau penilaian kelayakan rumah sakit agar mendapat nilai paripurna, khususnya untuk dua RS, yaitu RS Soemarno Sosroatmodjo dan RS Pratama Pujon. Dengan adanya rapat ini, Dinkes Kapuas berharap program-program kesehatan ke depan bisa berjalan selaras dengan kebijakan provinsi. Pada akhirnya, masyarakat Kapuas yang menikmati layanan kesehatan yang lebih baik.
(angga/matakalteng)






















Discussion about this post