PALANGKA RAYA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng), H Nuryakin mengatakan, pengendalian inflasi merupakan hal yang penting, pasalnya jika inflasi tidak dikendalikan maka akan memberikan dampak negatif. Maka dari itu, upaya sinergis dan kerja sama dari semua pihak termasuk antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng dengan Pemerintah Kabupaten atau Kota, harus terus ditingkatkan.
“Perhatian khusus harus diberikan oleh Pemerintah setempat untuk secepatnya memantau dan menjaga harga-harga di wilayah masing-masing,” ujarnya, Senin, 26 Februari 2024.
Sekda menambahkan ketersediaan pangan bagi masyarakat memiliki peran penting dan bisa mempengaruhi inflasi. Oleh karena itu, perlu disiapkan upaya dan langkah untuk menjaga ketersediaan pangan yang mencukupi.
“Jika terjadi kenaikan harga, harus diupayakan tidak terlalu tinggi agar tidak mempengaruhi kenaikan harga komoditi lainnya,” imbuhnya.
Disebutkannya, ke depan tantangan besar akan dihadapi pada bulan Maret 2024, yaitu bulan Ramadhan. Biasanya kebutuhan masyarakat akan bahan pangan akan meningkat dan dapat memicu kenaikan harga secara umum. Sekda mengingatkan pihak terkait harus terus melanjutkan program-program pengendalian inflasi sebagaimana telah dilakukan pada tahun 2023 lalu, dengan harapan tidak terjadi lonjakan harga atau kenaikan harga yang terlalu tinggi.
Oleh karena itu, peran serta pihak-pihak terkait sangatlah dibutuhkan. Hal ini menunjukkan pentingnya kerjasama dari semua pihak dalam menangani masalah inflasi, terutama dalam hal menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan di masyarakat.
“Kendali inflasi adalah hal yang sangat penting bagi ekonomi yang stabil dan sehat,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)





















Discussion about this post