PALANGKA RAYA – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Ivo Sugianto Sabran menekankan bahwa salah satu tantangan membangun manusia Indonesia yang berkualitas adalah permasalahan gizi buruk.
“Salah satu tantangan membangun manusia Indonesia yang berkualitas adalah terkait dengan permasalahan yang sedang kita hadapi saat ini, yaitu standar gizi buruk yang kronis akibat kekurangan asupan gizi,” demikian ditegaskan oleh Ivo, Selasa 2 November 2021. Dia juga menambahkan stunting bisa dicegah dengan memastikan kesehatan dan kecukupan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan atau anak baru lahir.
“Penyebab stunting adalah kekurangan gizi dalam waktu yang lama pada 1.000 hari pertama kehidupan, di antaranya karena kurangnya gizi pada saat ibu hamil; kurangnya gizi pada anak saat masih Balita; kurangnya pengetahuan ibu sebelum, saat, dan setelah melahirkan; tidak didapatkannya pelayanan kesehatan yang memadai; kurangnya akses air bersih dan sanitasi (kebersihan lingkungan); serta kurangnya pengetahuan tentang makanan bergizi yang berasal dari sumber daya lokal,” jelasnya.
Kemudian, pada jangka pendek akan terjadi gangguan fisik tubuh, gangguan metabolisme, dan sedangkan dampak jangka panjangnya tentunya adalah anak kesulitan belajar, lalu juga kekebalan tubuh yang lemah, ehingga anak-anak bisa mudah sakit dan juga bahkan ketika dewasa nanti akan memiliki tubuh pendek, tingkat produktivitasnya juga akan menjadi rendah sehingga akan berpengaruh pada memasuki dunia kerja.
(vi/matakalteng.com)




















Discussion about this post