KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas melaksanakan rakordalev perencanaan pembangunan triwulan pertama per 28 April 2025. Sekarang ini, realisasi PAD Rp 24.144.410.880,47 atau 21,62 persen dari target Rp111.699.996.375, dan realisasi belanja Rp 203 miliar lebih atau 14,42 persen.
“Pelaksanaan rakordalev untuk mengkoordinasikan capaian kinerja pembangunan, serta mengevaluasi hasil dari pelaksanaan APBD di tahun 2025 sampai triwulan pertama,” kata Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, Senin, 5 Mei 2025.
Dalam realisasi pendapatan daerah, ada beberapa inovasi dan terobosan yang telah dilakukan, seperti menjalin kerjasama serta sinergi dengan BRIN dan pungutan tambahan Pajak Kendaraan Bermotor (Opsen PKB).
“Sumber PAD dari PKB 66 persen yang dibayarkan wajib pajak. Itu akan langsung masuk ke RKUD Kabupaten Gumas,” jelasnya.
Sejauh ini, dari Rp 29 miliar lebih target PAD dari PKB, realisasinya mencapai Rp 6,8 miliar atau 23,51 persen. Tentunya harus ada inovasi dan terobosan oleh instansi terkait beserta mitra kantor Samsat.
“Perlu upaya meningkat kepatuhan para wajib pajak untuk membayar PKB, baik melalui pemutihan pajak terutang denda atau insentif lainnya, termasuk agar kendaraan bermotor yang ada bernomor kendaraan plat Gunung Mas,” terangnya.
Kemudian, ditingkatkan upaya digitalisasi keuangan daerah di sektor pendapatan melalui alat perekam pajak hotel dan restoran. Selanjutnya, pembayaran tiket masuk bagi objek retribusi rekreasi atau wisata yang terjangkau listrik dan telekomunikasi dilakukan dengan pembayaran non tunai.
“Kami juga ingin dilakukan koordinasi percepatan penyelesaian BPHTB dari perolehan HGU oleh PBS yang beroperasi di Kabupaten Gumas,” tukasnya.
(sid/matakalteng)






















Discussion about this post