KUALA KURUN – Polres Gunung Mas (Gumas) berhasil jadi pemenang terbaik nasional di zona kalimantan, dalam lomba Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro yang diadakan Mabes Polri. Dalam lomba itu, polres melombakan PPKM mikro di Kelurahan Jakatan Raya, Kecamatan Rungan.
“Di PPKM mikro Kelurahan Jakatan Raya, kami sudah membuat posko di pintu gerbang masuk. Jadi setiap orang baru yang masuk wajib mengisi buka tamu, di ukur suhu tubuh, dan menjalani swab antigen,” ucap Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman, melalui Kapolsek Rungan Ipda Fedrick Liano, Jumat, 2 Juli 2021.
Dia mengatakan, jika dalam pemeriksaan swab antigen ada yang positif, maka akan langsung dimasukkan ke dalam ruang isolasi, yang sudah dipersiapkan di Kelurahan Jakatan Raya.
“Memang sempat ada beberapa kendala dalam posko PPKM itu. Salah satunya yakni keinginan dari masyarakat yang memakai masker sangat susah. Namun, dengan adanya posko PPKM mikro, kami mewajibkan untuk memakai masker,” tuturnya.
Kalaupun ada dilakukan penindakan dalam PPKM mikro, kata dia, tidak berupa tindakan fisik. Petugas yang ada di posko PPKM menyuruh pelanggar tersebut untuk ikut dalam kegiatan yustisi, seperti membagikan masker kepada warga dengan membawa banner sosialisasi.
“Misalnya ada orang yang tidak memakai masker, maka akan kita suruh untuk piket di posko PPKM, bukan memberikan hukuman. Pada intinya, tidak perlu ditindak, tetapi hati yang tergerak,” tegasnya.
Dalam beberapa waktu kedepan, juga akan diresmikan kampung bermasker yang akan dipusatkan di Kelurahan Jakatan Raya. Nantinya, akan dibangus pos dan dijadikan percontohan bagi desa-desa yang lain. Ini merupakan inovasi dari semua pihak terkait di Kecamatan Rungan.
“Di dalam kampung bermasker itu, sepanjang jalan di Kelurahan Jakatan Raya, semua akan memiliki spanduk dan tempat cuci tangan. Jadi siapapun yang ada disana akan merasa malu kalau tidak bermasker,” tukasnya.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post