Satlantas Polres Barsel Tindak 34 Pelanggar Selama Operasi Patuh Telabang 2022

BUNTOK – Selama operasi zebra telabang tahun 2022 yang dilaksanakan pada tanggal 3-16 Oktober 2022 lalu, Satlantas Polres Barito Selatan (Barsel),  berhasil menindak sedikitnya ada 34 pelanggar pengguna R2 dan R4. 

“Hal itu disebabkan masih banyak pengguna jalan yang tidak mentaati ketentuan berlalulintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan hingga berpotensi mengakibatkan fatalitas korban,” ujar Kasatlantas Iptu Nofiana Rahmy kepada wartawan Jumat 21 Oktober 2022.

Baca juga berita lainnya

Dia mengatakan, dalam operasi zebra telabang tahun 2022, pihaknya lebih mengedepankan sikap humanis dan simpatik saat penindakan kepada masyarakat pengguna jalan raya agar senantiasa mematuhi aturan dan tata tertib saat berlalu lintas, dengan membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan. 

Dia menyampaikan, berdasarkan data pelanggaran tujuh prioritas yang mengakibatkan fatalitas korban, dari jumlah tersebut masih didominasi jenis kendaraan R2 yang dikendarai oleh anak dibawah umur atau remaja. Yang mana, kata dia ,  melakukan pelanggaran saat berkendara seperti tidak menggunakan helm SNI dan berboncengan lebih dari satu serta pelanggaran lainnya. 

Kasatlantas mengungkapkan, jumlah Lakalantas untuk sementara dari awal tahun 2022 hingga Oktober ini ada 39 kasus dengan rincian meninggal dunia 13 orang, luka berat 11 dan luka ringan 15 orang. 

“Kita patut bersyukur karena berdasarkan data dari tahun-tahun sebelumnya kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Barsel sampai bulan ini jumlahnya menurun. Sementara jumlah korban meninggal untuk tahun lalu ada 13 orang, sedangkan tahun 2022  sampai bulan Oktober 2022 sudah mencapai 13 orang,” ungkap Polwan lulusan Akpol tahun 2017 ini. 

Dia menambahkan, untuk memberikan pemahaman tentang ketentuan berlalulintas, pihaknya sudah beberapa kali melakukan sosialisasi maupun edukasi ke tengah masyarakat. Hal itu, kata dia,  untuk memberikan pemahaman terhadap kepatuhan berlalu lintas dan kepatuhan untuk keselamatan dalam berkendara terutama kepada anak-anak muda dibawah umur. 

Wanita kelahiran Kalimantan Tengah ini juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Barsel khususnya pengguna jalan, untuk selalu tertib dalam berlalu lintas, dengan mematuhi aturan dan rambu-rambu lalu lintas.

Selain itu, jangan lupa ketika melakukan perjalanan hendaknya periksa terlebih dahulu kendaraan, selalu gunakan kelengkapan berkendara seperti helm SNI dan lainya serta melengkapi administrasi berkendara seperti SIM dan STNK. 

“Mudah-mudahan jumlah tersebut tidak bertambah lagi di tahun ini, dan saya berharap dengan giat sosialisasi dan edukasi yang kami lakukan dapat berdampak nyata, agar presentase angka pelanggaran dan kecelakaan dapat diminimalisir,” kata Iptu Nofiana Rahmy. 

(co/matakalteng.com)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR