SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) mengapresiasi masyarakat peduli api (MPA) khususnya di Kota Sampit yang belakangan ini terus bekerja tanpa henti karena intensitas kebakaran hutan dan lahan yang cukup tinggi.
“Meski mereka ini tidak digaji namun semangat mereka untuk memadamkan api perlu kita acungi jempol. Bahkan mereka inilah yang biasanya menjadi garda terdepan saat terjadi kebakaran hutan dan lahan khususnya di wilayah kota Sampit ini yang sering saya saksikan,” kata Ketua DPRD Kotim, Rinie Anderson, Sabtu 26 Agustus 2023.
Rinie juga menyebutkan, kerap kali mendengar suara mobil pemadam kebakaran hilir mudik di kota Sampit, yang mana di belakangnya pasti ada MPA mengikuti. “Apalagi sekarang ini kejadian kebakaran hutan dan lahan di kota Sampit cukup tinggi, sehingga tentunya personil pemadam kebakaran serta BPBD mengalami kekurangan atau terbatas. Untuk itu keberadaan MPA ini sangat membantu,”tegasnya.
Sementara itu RT 35, Kelurahan Baamang Barat belum lama ini juga membentuk MPA dengan dana swadaya dari masyarakat sekitar. Hal ini dilakukan mengingat lingkungan sekitar sudah dikelilingi kebakaran lahan.
“Alhamdulillah kita mempunyai donatur dari warga sekitar, yaitu menyumbangkan alat perlengkapan untuk dibentuknya MPA, baik itu mesin air hingga selang dan peralatan lainnya. Apalagi di area lingkungan kita ini memang sumber air cukup jauh, sehingga biasanya ketika terjadi kebakaran petugas dari pemadam kebakaran sering kesulitan, sehingga warga sekitar lah yang biasanya turun langsung untuk melakukan pemadaman awal,”kata RT 35, Janu, Sabtu 26 Agustus 2023.
Menurutnya, sudah ada sejumlah warga yang mendaftar kan diri sebagai MPA dan mereka bersedia bekerja suka rela untuk melindungi lingkungan dari bahaya kebakaran. Bahkan sejumlah warga ini sudah mengikuti pelatihan dan terjun langsung melakukan pemadaman di lapangan.
“Karena sebelumnya mereka ini juga sudah sering melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya, sehingga saat pelatihan mereka cepat tanggap dan dengan mudah menguasai alat yang baru diberikan. Kita harapkan dengan adanya MPA di lingkungan RT 35 dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)




