SAMPIT – Banjir masih melanda warga di Kecamatan Tualan Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hingga 4 minggu lamanya. Diprediksi banjir akan meningkat dalam sepekan kedepan. “Beberapa waktu lalu air sempat surut, tapi sekarang naik lagi. Jadi warga kami masih belum terlepas dari bencana banjir,” kata Camat Tualan Hulu, Admadisastra, Sabtu 15 Oktober 2022.
Disebutnya, ketinggian air mencapai 125 senti meter dari permukaan jalan saat ini. Itu terjadi sejak Kamis 13 Oktober 2022 lalu. Hal ini membuat sejumlah rumah warga kembali terendam, meski sebagian besar bentuknya rumah panggung. “Jika hujan terus mengguyur wilayah Utara Kotim seperti Kecamatan Antang Kalang maupun Tualan Hulu, maka dapat dipastikan banjir akan meningkat,” ujarnya.
Dijelaskan, banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Tualan Hulu itu disebabkan dua hal, pertama karena curah hujan yang tinggi, kedua kiriman dari wilayah utara. Jika wilayah utara surut maka banjir di Kecamatan Tualan Hulu akan semakin tinggi.
“Desa yang masih terendam yaitu Desa Luwuk Sampun, Merah, Tumbang Mujam dan Tanjung Jorong,” sebutnya. Melihat kondisi air yang terus bertambah itu, dirinya bersama Kapolres Kotim, Dandim 1015, Kepala BPBD dan diketuai Wakil Bupati Kotim Irawati akan kembali meninjau desa tersebut sekaligus menyerahkan bantuan sembako kepada warga.
“Rencananya besok Wakil Bupati Kotim bersama rombongan ke wilayah kami melihat kondisi di sini. Kami tidak bisa memprediksi kapan air akan surut, yang jelas ini akan semakin bertambah,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post