SAMPIT – Sarana air bersih memang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Terlebih saat kemarau, masih banyak desa yang menjadi langganan krisis air bersih akibat sumber air seperti danau dan sumur menjadi kering, maupun akibat sungai dangkal dan keruh, juga berasa asin akibat intrusi air laut.
Hal inipun yang membuat Anggota DPRD Kotim, Riskon Fabiansyah angkat bicara. Menurutnya, sarana air bersih masih sangat dibutuhkan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur dikawasan pelosok, bahkan di desa-desa yang terletak cukup dekat dengan pusat Kota Sampit.
Hal ini terungkap saat reses yang dilaksanakan belum lama ini. Untuk itu dirinya berharap, Pemkab Kotim dapat merealisasika usulan dengan skala prioritas masyarakat agar dapat segera direalisasikan.
“Sarana air bersih j?erat kaitannya dengan kualitas kesehatan masyarakat. Mengonsumsi air yang tidak layak atau tidak sehat, sangat berisiko bagi kesehatan masyarakat, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Maka dari itu kita berharap Pemkab Kotim dapat segera membantu masyarakat dengan mencarikan jalan agar air bersih dapat dirasakan hingga ke pelosok,” pungkasnya, Minggu 24 November 2019.
(raf/matakalteng.com)















Discussion about this post