PALANGKA RAYA – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah pusat memastikan ketersediaan BBM dan LPG dalam kondisi aman, termasuk di Provinsi Kalimantan Tengah. Hal ini ditegaskan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai menghadiri agenda di Palangka Raya, akhir pekan lalu.
Bahlil menegaskan bahwa stok energi nasional berada dalam batas aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan potensi kelangkaan. “Semuanya lengkap, jadi tidak ada masalah untuk ketersediaan BBM dan gas. Insya Allah clear,” ujarnya. Terkait distribusi BBM di Kalimantan Tengah yang belakangan sempat mengalami keterlambatan, Bahlil memastikan bahwa persoalan tersebut tidak berkaitan dengan stok.
“Sesuai rencana, tidak ada masalah. Stoknya cukup,” tegasnya. Dia menjelaskan, cadangan BBM nasional saat ini stabil pada kisaran 18 hingga 21 hari, sehingga kebutuhan masyarakat dipastikan aman selama masa libur panjang Nataru. “Jadi tidak ada masalah untuk stok BBM maupun LPG termasuk di Kalimantan Tengah. Semuanya sudah terprogramkan dan siap,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai rencana pencampuran BBM dengan etanol, Bahlil menyampaikan bahwa kebijakan tersebut belum berjalan. “Nggak ada, belum. 2027 kan etanolnya,” jawabnya singkat. Dengan stabilnya pasokan energi, pemerintah berharap aktivitas masyarakat selama Natal dan Tahun Baru dapat berjalan lancar tanpa gangguan distribusi BBM maupun LPG.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post