PALANGKA RAYA – Guna memperlancar penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah (Kalteng), Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK) Alue Dohong memberikan bantuan 25 mesin pompa tambahan beserta selang, serta membangun sumur bor darurat.
Alue Dohong dalam kunjungan kerjanya ke Kalteng menginstruksikan agar semua pihak dapat bekerja sama memadamkan karhutla dengan menggunakan seluruh sumber daya yang ada.
“Saat ini kondisi kita sudah darurat maka kita perlu mengoptimalkan semua sumber daya yang kita miliki baik tenaga, finansial, dan peralatan,” ujarnya, Senin 2 Oktober 2023.
Alue menegaskan dirinya telah menginstruksikan pengiriman 25 mesin pompa beserta selang dari Jakarta, untuk membantu pemadaman karhutla di Kalteng. Tidak hanya itu Ia juga menginstruksikan pembangunan sumur bor darurat.
“Mesin pompa dan sumur bor harus kita perbanyak karena sumber air menjadi kunci. sumur bor saatt ini banyak yang fungsional, salah satunya di Tanjung Taruna,” sebut Alue.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat dapat lebih waspada terhadap kebakaran lahan, mengingat saat ini wilayah Kalteng sedang menghadapi El Nino yang menyebabkan kemarau panjang dan kering.
Sementara itu Wakil Gubernur H. Edy Pratowo menyampaikan bahwa Kabupaten Pulang Pisau telah menetapkan status siaga darurat Karhutla dan akan ada menyusul lagi dari beberapa kabupaten lainnya.
“Dengan demikian dengan adanya penetapan status siaga darurat Karhutla dari beberapa kabupaten, minimal dua kabupaten maka provinsi juga akan meningkatkan status dari siaga darurat bencana menjadi tanggap darurat Karhutla,” tutur Wagub.
Sebagai informasi, Pemerintah Kota Palangka Raya juga telah resmi menetapkan status tanggap darurat Karhutla. Melihat kondisi kabut asap yang kian buruk akibat dampak Karhutla di sejumlah wilayah Kalteng termasuk di Kota Palangka Raya, menjadi dasar untuk mempertimbangkan ditetapkannya status tanggap darurat karhutla.
Lebih lanjut Wagub menyampaikan dengan ditetapkannya status tersebut, Pemerintah Provinsi akan segera mendorong dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk bisa digunakan membantu penanganan Karhutla.
(vi/matakalteng.com)





















Discussion about this post