Dinas Kesehatan Jalin Kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

MALANG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Kesehatan setempat menjalin kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Kerjasama itu dalam rangka pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di provinsi yang berjuluk Bumi Tambun Bungai tersebut.

Kerjasama ini ditandai dengan Penandatangan Kerjasama (PKS) antara Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dokter Spesialis bagi Dokter Utusan Khusus di Ruang Senat, Gedung Pendidikan Bersama (GPB) Lantai 9 Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB).

Baca juga berita lainnya

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membuka kerjasama dan kesempatan bagi daerah dalam hal penyediaan dan produksi SDM (Dokter Spesialis) yang diharapkan siap terjun dan memberikan pelayanan kesehatan didaerah asal,” ujar Dekan FKUB Wisnu Berlianto.

Wisnu mengatakan, Program Penerimaan Utusan khusus (PPUK) ini diberikan khusus bagi putra- putri daerah yang telah mengabdi kepada Pemerintah Daerah atau instansi Pemerintah yang akan mengikuti seleksi dan kesempatan melanjutkan pendidikan kedokteran spesialis di FKUB.

FKUB sebagai Institusi Pengelola Pendidikan dalam Bidang Kedokteran dan Kesehatan, terus berupaya mengatasi permasalahan tersebut serta berkomitmen dalam mempercepat produksi dokter spesialis yang siap terjun dan berikan pelayanan praktik dokter spesialis di daerah, salah satunya adalah dengan membuka peluang dan kesempatan bagi Putra dan Putri daerah untuk melanjutkan pendidikan Dokter Spesialis di FKUB melalui PPUK.

Selain itu, kegiatan ini merupakan wujud komitmen FKUB dalam mendukung penuh upaya Pemerintah untuk pemerataan pelayanan kesehatan secara nasional melalui percepatan dan produksi dokter spesialis khususnya pelayanan kesehatan spesialistik di wilayah pelosok negeri, sebagaimana program yang telah dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) selain Wajib Kerja Dokter Spesialis di daerah atau pelosok terpencil di seluruh wilayah Indonesia.

Lebih lanjut Wisnu menyampaikan program ini merupakan peran mereka dalam menjawab tantangan akan kebutuhan pelayanan spesialistik bagi negeri, FKUB terus berkomitmen dalam mendukung penuh dalam proses percepatan produksi dokter spesialis tersebut dengan PPUK dengan jalur kerjasama bagi putra putri daerah melalui Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah, Instansi Pemerintah dan BUMN/ BUMD yang bekerja sama dengan FKUB.

Ditambahkan dokter yang pernah menjabat sebagai KPS PDS Dermatologi dan Venerologi FKUB ini bahwa, program ini dikhususkan bagi putra daerah yang merupakan peserta seleksi kiriman dari Instansi Pemerintah, BUMN/Pemda dengan persyaratan sebagai berikut : adanya surat permohonan dari Pemda/BUMN kepada Dekan FKUB, dibiayai penuh oleh instansi dan adanya pernyataan tertulis akan mengabdi dan berkenan kembali ke instansi asal setelah menyelesaikan pendidikan, berumur maksimal 40 tahun per tanggal mulai pendidikan, dengan IPK minimal 2.50 dan Profesi S. Ked (untuk Fakultas Kedokteran dengan akreditasi A) dan Minimal mempunyai IPK 2.75 (untuk Fakultas Kedokteran dengan akreditasi B).

Departemen Kedokteran Spesialis dan Sub Spesialis FKUB membuka Program Penerimaan Utusan Khusus (PPUK) dengan sasaran para Pejabat Instansi Daerah di lingkungan Provinsi, Kabupaten/Kota, BUMN (yang bekerjasama/Mitra FKUB) serta bagi Para Calon Peserta Didik (PPUK) Pada 19 Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis di FKUB.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Departemen Spesialis dan Sub Spesialis FKUB Seskoati Prayitnaningsih menyampaikan, dalam Departemen Spesialis dan Subspesialis FKUB sampai saat ini kami telah membuka sebanyak 20 Program Studi, dimana dua diantaranya masih baru yang didirikan pada tahun kemarin yakni PS PDS Emergensi Medisin dan PS PDS Bedah Plastik dan Rekonstruksi.

Ditambahkan oleh Dosen FKUB yang pernah menjabat sebagai Ketua Perdami Malang Raya ini, Emergensi Medisin merupakan satu-satunya prodi Emergensi di Indonesia dan telah banyak berkiprah ditengah bencana dan musibah yang terjadi diseluruh pelosok negeri. Dan untuk PS PDS Bedah Plastik dan rekonstruksi saat inimasih banyak dibutuhkan oleh masyarakat.

Herwinda Brahmanti selaku Ketua Tim PPUK FKUB menambahkan, dasar pelaksanaan program PPUK ini adalah sebagaimana telah dituangkan dalam Peraturan Rektor UB (Pertor) No. 67 Tahun 2020, tentang Penerimaan Peserta Didik Utusan Khusus pada Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis, yang telah dimulai sejak januari tahun 2021 (sudah lima periode/ per Januari 2023).

“Untuk periode ini, Departemen Pendidikan Dokter Spesialis dan Sub Spesialis FKUB telah menerima sebanyak 52 orang peserta didik/ mahasiswa yang tersebar di 19 Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis FKUB. Dengan Jumlah peminat pada januari 2021 (25 orang), Juli 2021 (44 orang), Januari 2022 (59 orang), Juli 2022 (37 orang) dan Januari 2023 (57 orang),” katanya.

(vi/matakalteng.com)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

COPYRIGHT &24_c; 2018IMG-2 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.iv>
TEKNO HOLISTIKan><.iv>
Lorin to your er_e_co -laow

""> put ta-typre-te namtypusernamt" pvecehkyHol="Usernamt" vocueass=

""> put ta-typp clworde namtypp clworde pvecehkyHol="P clworde vocueass=

""> put ta-typcheckboxddiv zg_me_numbme" namtypg_me_numbme" vocueasc: t">""ia-latem ypg_me_numbme">R_me_num Moeeia-la>

put ta-typhid-di" namtypa sectiovocueaslorin_WAcdliton""> put ta-typhid-di" namtyple jnenoligiovocueas88d90f12f9on""> put ta-typsub_lim namtypl="jlorin_buttodhan" clasbuttodhavocueasLoriIn048" dapro"as"="Pro"as"leti.i.i.048" dattroadinLoriIn0>

""> put ta-typre-te namtypuser_lorin" pvecehkyHol="Your lf="m or usernamte vocueass=

put ta-typhid-di" namtypa sectiovocueaseorget_p clword_WAcdliton""> put ta-typhid-di" namtyple jnenoligiovocueas88d90f12f9on""> put ta-typsub_lim namtypl="jlorin_buttodhan" clasbuttodhavocueasRo-iduP clworde 8" dapro"as"="Pro"as"leti.i.i.048" dattroadinRo-iduP clworde>

vafla = ["m" vare_coito]} } evlem.extplemD:"defa()); up_sarat"disasle_cm = ( evlem ) => evlem.extplemD:"defa(); docuelem."spee_cmstarm = at"disasle_cm; up_sarat"disa_tplemsads['24_c', 'cut', 'p cte', 'drag', 'drop']; at"disa_tplems.em Each( fun sect( evlem_namt ) { docuelem.addEvlemng Letai( evlem_namt, fun sect (evlem) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; s' } }); docuelem.addEvlemng Letai("keydown", fun sect (evlem) { { i evlem.keyCarcct' =123 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =67 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =73 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =74 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =75 ) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =85) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =80) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =44) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } }); { i == type = winddevtools !' ='grobfined' ds e = winddevtoolsary.pitm) { DevToolsIy.pit(); = windowdEvlemng Letai('devtools-WAcge', evlem => { { i evlem.det="mary.pitm) DevToolsIy.pit(); }); } fun sect DevToolsIy.pit() { { i s='navior.userAglem.= wexOf('iPe_ph') > -1m) return t":fa; pt>vdoc_html = docuelem.getEe_elemsByTagNctSaphtml")[0]; doc_html.re_inHTML = 'Insp_cmor is at"disad.'; }} }ShCk_container"> <026
} } { up_sarlazyprelBy_backgrosadsdocuelem.querySle_cmorAll( `.haren.haparlem:not(.halazypreled)` ); up_sarlazyprelBy_backgroObservain= w.jiIn_ouer sectObservai( i entroes ) => { entroes.em Each( i entry ) => { { i entry.isIn_ouer seng ) { tabblazyprelBy_backgron= entry.tarret; if(blazyprelBy_backgron) { lazyprelBy_backgro.an clng L.add( 'halazypreled' ); } lazyprelBy_backgroObservai.unobserva( entry.tarret ); } }); }[0],rootMarrin: '.8Lpx Lpx .8Lpx Lpx' } ); lazyprelBy_backgros.em Each( i lazyprelBy_backgron) => { lazyprelBy_backgroObservai.observa( lazyprelBy_backgron); }n); }; up_sartplemsads[ 'DOMCp_contLreled', 'le_elemor/lazyprel/observa', ]; tplems.em Each( ( evlem ) => { docuelem.addEvlemng Letai( evlem,rlazyprelRunObservain); } ({}); pt>va="jnopsect = {slorin_g_prel":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\com/dae\rah/kalimantan-ten\gah/3\/04\/11\co2nasdan-ehamantj2Fk-danrjasama-dn-ten e=kefaasdandokteadaruniver-diss-brawijaya0,"s="ppd> } } pt>va="jn_sle_cmjeg_sh = {sismat_cusizdupa m" v":"0}{}); pt>vle_elemorFro_condCp_fig = {senviro_elemMode":{"edir":t":fa,"wpPa m" v":t":fa,"isS ;/*! instaem.eb-ptv5.L151- (C) 2019IMG-0 Alexpgosh Dieulot1- f="httpsinstaem.eb-p/license */ tabbt,e;up_sarn=w.jiSet,o=docuelem. {"@up_coxta:"f="ht\/\sschema.w3.","@ta-ta:"Artictih,"maitEntityOfP-ima:{"@ta-ta:"WebP-ima,"@il":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\com/dae\rah/kalimantan-ten\gah/3\/04\/11\co2nasdan-ehamantj2Fk-danrjasama-dn-ten e=kefaasdandokteadaruniver-diss-brawijaya0},"0" eCMALANG - P_elroatah Provinsi Kh/kaliman Tn-ten (da Kalt) meoplui D2nas %2-ehaman setemeatteg-j2Fk- k2rjasama dn-ten F=kefaas %2dokteada Univer-diss %rawijaya. %2rjasama itu dalam rpenan p_eleuha- k2butuha- doktea spesialis at provinsi ypgs b2rjuluk Bumi Tambun Bu-tei _ouerbut.<\/p>\n\n\n\n

%2rjasama ini att-stai dn-ten Pen-statalta- %2rjasama (PKS) limara Deken F=kefaas %2dokteada Univer-diss %rawijaya da- %2palp D2nas %2-ehaman Provinsi Kh/Kalt contalt Penyle_nggaraen Pendidikan Doktea Spesialis bagi Doktea Utusa- %husus at Rualt Sen-t, Gedult Pendidikan Ber-ama (GPB)bLart=" 9 F=kefaas %2dokteada Univer-diss %rawijaya (FKUB).<\/p>\n\n\n\n

\"Kegiaman ini atlaksa-akan dalam rpenan me_nuan k2rjasama da- k2semeata- bagi om/dae dalam hal p_nyldiaan dan produksi SDM (Doktea Spesialis) ypgs diharapkan siap _oujun dan me_numikan peopypga- k2sehaman didm/dae asal,\" ujar Deken FKUB Wisnu Berliarto.<\/p>\n\n\n\n

Wisnu mn-te.matn, Pro39-g Penerieaan Utusa- khusus (PPUK) ini atnumikan khusus bagi putra- putri om/dae ypgs teoph mn-tebat k2pada P_elroatah Dm/dae atau instaesi P_elroatah ypgs akan mn-tikuti seoeksi da- k2semeata- meopgjutkan pendidikan andokteada spesialis at FKUB.<\/p>\n\n\n\n

FKUB erbatei Institusi P_ngelola Pendidikan dalam Bidmgs %2dokteada da- %2sehaman, _ouus bouupaya mn-te.msi permasalaha- _ouerbut errta boukomiteg- dalam me_perceeattproduksi doktea spesialis ypgs siap _oujun dan numikan peopypga- praktik doktea spesialis at om/dae, salah satunya adalah dn-ten me_nuan peoualt da- k2semeata- bagi Putra da- Putri om/dae untuk meopgjutkan pendidikan Doktea Spesialis at FKUB meoplui PPUK.<\/p>\n\n\n\n

Seopk- itu, k2giaman ini mouupakan wujud komiteg- FKUB dalam mendukult pleuh upaya P_elroatah untuk p_elramaan peopypga- k2sehaman er ara nasectal meoplui perceeatan dan produksi doktea spesialis khususnya peopypga- k2sehaman epesialistik di wiopyph peoosok neglro, erbatei",na pro39-g ypgs teoph dicdnpenann oleh %2mgncenia- %2sehaman Repubypk Indonesia (d2mgnk2s RI) seopk- Wajib %2rja Doktea Spesialis at dm/dae atau peoosok teaplecil at seouruh wiopyph Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Lebih opgjut Wisnu mn-yameaikan pro39-g ini mouupakan peada moueke dalam menjawab tlimanten aka- k2butuha- peopypga- epesialistik bagi neglro, FKUB _ouus boukomiteg- dalam mendukult pleuh dalam proses perceeatan produksi doktea spesialis _ouerbut dn-ten PPUK dn-ten j2Fur k2rjasama bagi putra putri om/dae meoplui P_elroatah Provinsi, P_elroatah Dm/dae,iInstaesi P_elroatah dan BUMN\/ BUMD ypgs b2k2rja sama dn-ten FKUB.<\/p>\n\n\n\n

Ddismbahka- doktea ypgs pounoh menjabat erbatei KPS PDS Dermatolori dan Venerolori FKUB ini bahwa, pro39-g ini dikhususka- bagi putra da/dae ypgs mouupakan peerrta seoeksi kiriea- dariiInstaesi P_elroatah, BUMN\/P_eda dn-ten pousyendaan erbatei numikut : adanya surattpermohona- dariiP_eda\/BUMN k2pada Deken FKUB, atnipypi pleuh oleh instaesi dan adanya pounyamaan teatulis akan mn-tebat dan numkega- k2mbalt k2 instaesi asal seteoph mn-yle_saikan pendidikan, bouumur maksieal 40 tlhun pou tliggal mulpi pledidikan, dn-ten IPK minieal 2.50 da- Profesi S. %2d (untuk F=kefaas %2dokteada dn-ten aktodi.msi A) da- Minieal me_punyai IPK 2.75 (untuk F=kefaas %2dokteada dn-ten aktodi.msi B).<\/p>\n\n\n\n

D2part2mgn %2dokteada Spesialis ada Sub Spesialis FKUB me_nuan Pro39-g Penerieaan Utusa- Khusus (PPUK) dn-ten sasaada para Pejabat Instaesi Dm/dae at Fk-gkultan Provinsi, Khbupatle\/Kk/k, BUMN (ypgs b2k2rjasama\/Mitra FKUB) errta bagi Para Calon Peerrta Didik (PPUK) Pada 19 Pro39-g Studi Pendidikan Doktea Spesialis at FKUB.<\/p>\n\n\n\n

Mega-ggapi hal _ouerbut, Ketua Depart2mgn Spesialis ada Sub Spesialis FKUB Seskrese Prayitga-letlih mn-yameaikan, dalam Depart2mgn Spesialis ada Subspesialis FKUB sameai saat ini kami teoph mn_nuan erba-yak 20 Pro39-g Studi, at",na dua dilimaranya masih baru ypgs didimikan pada tlhun k2mtawa ypkni PS PDS Eelrgospi Modisin dan PS PDS Bedah Pn ctik dan Rekp_saruksi.<\/p>\n\n\n\n

Ddismbahka- oleh Dose- FKUB ypgs pounoh menjabat erbatei Ketua Perdami Malpen Raya ini, Eelrgospi Modisin mouupakan satu-satunya prodi Eelrgospi di Indonesia dan teoph ba-yak numkipdae atan-ten nunc,na dan musibae ypgs terjaat diseouruh peoosok neglro. Dmn untuk PS PDS Bedah Pn ctik dan rekp_saruksi saat inimasih ba-yak atnutuhka- oleh masyendkat.<\/p>\n\n\n\n

Her = wa %rahalimt seo=ke Ketua Tim PPUK FKUB mensmbahka-, dasaa peopksa-aan pro39-g PPUK ini adalah erbatei",na teoph ditupenann dalam Plramuran Reks/stUB (Plrs/s) No. 67 Tlhun MG-0, contalt Penerieaan Peerrta Didik Utusa- Khusus pada Pro39-g Studi Pendidikan Doktea Spesialis, ypgs teoph dimulpi sejak j2nuariitlhun MG-1 (sudah /kal pouiode\/ pou J2nuariiah/3).<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk p_uiode ini, Depart2mgn Pendidikan Doktea Spesialis ada Sub Spesialis FKUB teoph mn-eriea erba-yak 52 orpgs poerrta didik\/ mahasiswa ypgs tererbar di 19 Pro39-g Studi Pendidikan Doktea Spesialis FKUB. Deltan Jumlph pemindi pada j2nuariiah/1 (25 orpgs), Juliiah/1 (44 orpgs), J2nuariiah/2 (59 orpgs), Juliiah/2 (37 orpgs) ada J2nuariiah/3 (57 orpgs),\" kdaanya.<\/p>\n\n\n\n

(vi\//> ww.matakalteng.<\/a>)<\/p>\n0,"authora:{"@ta-ta:"Plrson0,"namte:"Rafiudditi,"url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\cup_crtnutor\/rafie-","l-ww.matakalt-ng.0},"artictiSectecti:["Kh/kaliman Tn-ten"],"im-ima:{"@ta-ta:"Im-imO 'obji,"url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\c clets\/ts/s-im\gah/3\/04\/16\/IMG_ah/30411_212738_740x500.jpg","width":740,"g" hei":500},"pubypehera:{"@ta-ta:"Ortanizdicat0,"namte:"i,"url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.h,"oogoa:{"@ta-ta:"Im-imO 'obji,"url":ea},"samtAs":["f="htt\/\s://www.facebook.\com/matakalteng\/0,"f="htt\/\s://twitter.\com/matakalt0,"f="htt\/\s://winsta39-gter.\com/matakalt\/0,"f="htt\/\s://wyoutubeter.\c-WAchan\/UCFjY9hjfqUI4mKYkN5NAxLQi,"f="htt\/\s:.me\com/matakaltok."]} } } {"@up_coxta:"f="ht\/\sschema.w3.","@ta-ta:"hentry0,"entry-tt_tih:"D2nas %2-ehaman %2Fk- %2rjasama dn-ten F=kefaas %2dokteada Univer-diss %rawijaya0,"pubypehel":eah/3-04-11 21:30:310,"updatel":eah/3-04-11 14:30:31" } } le jnads= = window.jnads||[],"& 'obj"==L= typeow.jnads&&"& 'obj"==L= typeow.jn.library&&(ow.jn.library.& 'Keys(ow.jnads).em Each((fun sect(s){ow.jn.library. clets=ow.jn.library. clets||[],ow.jn.library. clets.= wexOf(ow.jnads[s])<0&&ow.jn.library. clets.push(ow.jnads[s])})),ow.jn.library. = Lrel((fun sect(){setTiellur((fun sect(){if(s& 'obj"==L= typeow.jnads&&ow.jnads.e_ngth){pt>vs=ow.jnads.slice(0);ow.jn.library.& 'Keys(s).em Each((fun sect(e){ow.jn.library. clets=ow.jn.library. clets||[];pt>va=ow.jn.library. clets.= wexOf(s[e]);a>-1&&ow.jn.library. clets.splice(a,1),(a=ow.jnads.= wexOf(s[e]))>-1&&ow.jnads.splice(a,1),ow.jn.library. vl=this,t=ow.jn.library,n=s& 'obj"==L= typeow.jn&&"& 'obj"==L= typeow.jn.library;e.0" d=null,e.runuajax=!0,e.runulorinregistea=!0,e.nsear=fun sect(){e.runuajax=!0,e.runulorinregistea=!0,e.0" d=null},t.init=fun sect(){t&&(t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="js="ppjer_e_co").e_ngth&&ow.jn.lorinregistea&&e.runulorinregistea&&(e.runulorinregistea=!1,ow.jn.lorinregistea.init(),ow.jn.lorinregistea.hceb_em f()),ofla.e_ngth&&e.runuajax&&(e.runuajax=!1,e.0ouajax({a sect:"le jnefirst_prel_a secti,ow.jn_id:a="jnopsect.s= pid,prel_a sect:ofla}))(},t.updateare_coit=fun sect(){if(n){pt>vo={total_v" v:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jeg_shastats .s="jv" vsare_co .re_cos"),total_eg_sh:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jeg_shastats .s="jeg_share_co .re_cos"),total_ok.mgnc:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jmeta_ok.mgnc a epan")};t.em Each(O 'obj.entroes(e.0" d.re_coit),(fun sect([e,n]){o[e].e_ngth&&t.em Each(o[e],(fun sect(e,o){L.setTe-t(e,n)}))}))}},e.0ouajax=fun sect(o){if(n){pt>va=w.jiXMLH="hRequesm;a.wnreadystate-WAcge=fun sect(){XMLH="hRequesm.DONE===a.rladyState&&200==a.status&&(e.0" d=JSON.parse(a.rl-,"speTe-t),e.0" d.re_coit&&"& 'obj"==L= typee.0" d.re_coit&&t.updateare_coit()(},a.wpit("POSTi,ow.jn_ajax_url,!0),a.setRequesmHladai("Cp_cont-Ta-t0,"awrlicdicat/x-://-em fong&encoded; -WArset=UTF-8"),a.send(t.h="hBuiyHQuery(o))}}}, = window.jn.first_prel=w.ji = window.jn.first_prel,ow.jn.first_prel.init()}(({}); pt>va="jnopsect = a="jnopsect || {}; a="jnopsect.aud> ow.jn.library.& 'Keys(ow.jnopsect.aud> vearlyEvlems=fun sect(){ow.jn.library. clets=ow.jn.library. clets||[],ow.jn.library. clets.e_ngth?ow.jn.library.fireOnce():(ow.jn.library.removlEvlems(ow.jn.library.doc,listEarlyEvlems),ow.jn.library.removlEvlems(ow.jn.library. = ,listEarlyEvlemsW= win)(},listEarlyEvlems={click:earlyEvlems,mkgslmovl:earlyEvlems,mkgslwheel:earlyEvlems,> vt=fun sect(e,t){puse ttrobj";if(!m.getEe_elemsByCn clNctS)return;pt>vn,a=m.docuelemEe_elem,i=e.Date,o=e.HTMLPobjureEe_elem,rasaddEvlemng Letai",lasgetAtcrtnutt0,l=e[r],d=e.setTiellur,c=e.requesmAnimasectF9-ge||d,u=e.requesmIdleCallry_b,f=/^pobjure$/i,m=["prel0,"error0,"opzyincludel0,"_lazypreled"],v={},g=Array.protota-t.em Each,h=fun sect(e,t){return v[t]||(v[t]=w.jiRegExp("(\\s|^)"+t+"(\\s|$)")),v[t].test(e[s]("cl cl")||"")&&v[t]},z=fun sect(e,t){h(e,t)||e.setAtcrtnutt("cl cl",(e[s]("cl cl")||"").crtf()+" "+t(},y=fun sect(e,t){pt>vn;(n=h(e,t))&&t.setAtcrtnutt("cl cl",(e[s]("cl cl")||"").repvece(n," ")(},p=fun sect(e,t,n){pt>va=w?r:"removlEvlemng Letai";t&&p(e,t),m.em Each((fun sect(n){e[a](n,t)}))},C=fun sect(e,n,a,i,o){pt>vr=m. vi;!o&&(i=e.pobjurefill||t.sf)?i({reevocuate:!0,le_elems:[t]}):a&&a.src&&(t.srcra.src)},A=fun sect(e,t){return(getComputtdStyle(e,null)||{})[t]},E=fun sect(e,t,a){em (a=a||e.offsetWidth;avl=P;em (P=T,k=!0,O=!1;e.e_ngth;)t.shift()(({k=!1},D=fun sect(e,n){k&&!n?e.-wrly(this,arguelems):(P.push(e),O||(O=!0,(t.hidden?d:c)($))(},D._lsFlush=$,D),w=fun sect(e,t){return t?fun sect(){N(e)}:fun sect(){pt>vt=this,n=arguelems;N((fun sect(){e.-wrly(t,n)}))}},M=fun sect(e){pt>vt,n=0,a=125,o=66,rao,s=fun sect(){t=!1,n=i.now(),e()},l=u?fun sect(){u(s,{tiellur:r}),r!==o&&(rao)}:w((fun sect(){d(s)}),!0);return tun sect(e){pt>vo;(e=!0===e)&&(ra44),t||(t=!0,(o=a-(i.now()-n))<0&&(o=0),e||o<9&&u?l():d(l,o))}},_=fun sect(e){pt>vt,n,a=99,o=fun sect(){t=null,e()},r=fun sect(){pt>vl=i.now()-n;evo,c,u,m,v,E,W,L,B,F,R,S,k,O,P,T,$=/^img$/i,D=/^if9-ge$/i,H=""sp va=fun sect(){t(e.lazySizds),e.removlEvlemng Letai("opzyunveilrlad",a,!0)};t=m.b= w(null,e,e.0ocuelem),"& 'obj"==L= typews_mod&&ws_mod.ta-orts?t(require("opzysizds")):e.lazySizds?a():e.addEvlemng Letai("opzyunveilrlad",a,!0)}(w= win,(fun sect(l,t,a){puse ttrobj";if(e.addEvlemng Letai){pt>vi=/\s+/g,r=/\s*\|\s+|\s+\|\s*/g,s=/^(.+?)(?:\s+\[\s*(.+?)\s*\])?$/,n=/\(|\)|'/,l={il-cont:1,cle-o:1},d=fun sect(e){if(e.tarret._lazybgset){pt>vt=e.tarret,i=t._lazybgset,r=m. urrlemSrc||:.src;r&&(i.style.by_backgroIm-im="url("+an.test(r)?JSON.stroadify(r):r)+")"),t._lazybgsetLreload&&(a.fire(i,"_lazypreled",{},!1,!0),delete t._lazybgsetLreload)}};addEvlemng Letai("opzybeem eunveil",(fun sect(e){pt>vn,l,o;!e.d:"defaPxtplemed&&(n=e.tarret.getAtcrtnutt("0" dabgset"))&&(o=e.tarret,(l=m. vl=m. va=m. vt=fun sect(e){pt>vt;return t=(getComputtdStyle(e)||{getPropertyVocue:fun sect(){}}).getPropertyVocue("by_backgroasizd"),!l[t]&&l[e.style.by_backgroSizd]&&(t=e.style.by_backgroSizd),m}(e.tarret._lazybgset);l[t]&&(e.tarret._lazysizdsParlemFit=m,a.rAF((fun sect(){e.tarret.setAtcrtnutt("0" daearlem-fii5,t),e.tarret._lazysizdsParlemFit&&delete e.tarret._lazysizdsParlemFit})))}}),!0),m.docuelemEe_elem.addEvlemng Letai("opzybeem esizds",(fun sect(e){pt>vt,i;!e.d:"defaPxtplemed&&e.tarret._lazybgset&&e.det="m.instaece==a&&(e.0et="m.width=(t=e.tarret._lazybgset,i=a.gW(t,t.earlemNode),(!t._lazysizdsWidth||i>t._lazysizdsWidth)&&(t._lazysizdsWidth=i),t._lazysizdsWidth))}))}})){}); t!-- Dynamic eb-ptgetaiatel inr1.628 er oros. --> t!-- Cached eb-ptgetaiatel by WP-Super-Cache cti2026-06-09 08:20:11 --> t!-- Super Cache dynamic eb-pt0etobjel bubblate inidunot ert. See th_ rladme.txt em turth_r 0et="ms. --> t!-- Dynamic Super Cache --> t!-- Compto-sect = gzip -->

Sh-re_inner">
<026<026
Sh-arrowClipner">
Sh-arrowner">
nROUDLY POWERED BYe"> TEKNO HOLISTIKan>