PALANGKA RAYA – Dalam rangka Indonesia’s Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melaksanakan aksi penanaman pohon sebagai upaya mitigasi pengendalian perubahan iklim di Provinsi Kalteng secara khusus dan Indonesia secara umum.
Sekretaris Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL) Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, bahwa setiap orang berhak mendapatkan lingkungan hidup yang baik.
“Hal tersebut menunjukkan bahwa Indonesia mempunyai peranan dalam pengendalian perubahan iklim secara mandiri. Indonesia juga sebagai negara yang aktif dalam menjaga ketertiban dunia yang berkomitmen dalam penurunan emisi gas rumah kaca,” ujarnya, Jumat 26 Agustus 2022.
Kalteng menanam merupakan bentuk nyata dan konkret dukungan Pemerintah Provinsi Kalteng untuk meningkatkan cadangan karbon melalui Penanaman Pohon. Penanaman pohon akan menjadi bentuk gerakan masif untuk mengembalikan ekosistem dan perbaikan kualitas lingkungan hidup. Oleh karena itu acara penanaman ini menjadi salah satu rangkaian penting gelaran Event serta menunjukan kepada dunia international terkait komitmen Bangsa ini terhadap perubahan iklim global.
Penanaman ini berada di Lokasi Area Sirkuit UCI MTB Eliminator World Cup 2022. Dimana Kalteng menjadi tuan rumah kegiatan bergengsi dan bertaraf International, yaitu Event Kejuaraan Dunia Balap Sepeda Gunung Union Cycliste Internationale (UCI) Mountain Bike (MTB) Eliminator World Cup 2022 seri ke 8 yang diikuti pembalap dari 33 Negara serta acara disiarkan langsung di 132 Negara. Sehingga acara penanaman ini menjadi salah satu rangkaian penting gelaran Event serta menunjukan kepada dunia international terkait komitmen Bangsa ini terhadap perubahan iklim global.
Wagub Kalteng Edy Pratowo saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Sugianto Sabran menyampaikan apresiasi atas komitmen yang diiringi langkah kerja nyata dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang sangat concern terhadap isu pengendalian perubahan iklim melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: SK.168/MENLHK/PKTL/PLA.1/2/2022 tentang Indonesia’s Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 untuk Pengendalian Perubahan Iklim yang telah diikuti dengan serangkaian kegiatan konsolidasi dan diseminasi, baik pada tingkat nasional, regional hingga sub nasional.
Selain itu disampaikan juga bahwa pada tataran kebijakan daerah, dalam RPJMD Provinsi Kalteng 2021-2026, dengan visi Kalteng Makin Berkah telah menetapkan misi yaitu mempercepat pembangunan ekonomi yang produktif, kreatif dan berwawasan lingkungan, yang menekankan bahwa dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi tetap berwawasan lingkungan, agar terjaga keberlangsungan pembangunan dalam jangka panjang.
Di samping itu, Kalteng telah memiliki rencana aksi daerah pengurangan emisi gas rumah kaca yang kegiatannya antara lain adalah inventarisasi gas rumah kaca untuk memperoleh data dan informasi mengenai tingkat, status dan kecenderungan perubahan emisi Gas Rumah Kaca secara berkala dari berbagai sumber emisi dan penyerapannya. Oleh karenanya Keberhasilan perlindungan dan pengelolaan hutan tidak akan tercapai tanpa keterlibatan dan peran serta masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kalteng juga telah menetapkan sasaran strategis provinsi pada Misi 1 RPJMD 2021-2026, yaitu Meningkatkan Luas Kawasan Hutan yang dikelola Masyarakat melalui Perhutanan Sosial.
“Hal ini ditetapkan sebagai prioritas daerah, untuk mendukung prioritas nasional dalam rangka memperluas akses kelola hutan bagi masyarakat,” ungkapnya
Wagub Kalteng Edy Pratowo juga mengungkapkan rasa terima kasih atas program Indonesia (FOLU) Net Sink yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Provinsi Kalteng dan mendukung gerakan penanaman ini serta
“Saya berterima kasih atas program Indonesia (FOLU) Net sink 2030 ini perdananya kita laksanakan di Kalteng dan kini kita mendukung program ini sebagai wujud nyata provinsi Kalteng peduli terhadap emisi karbon, sehingga harapannya gerakan ini juga bisa diikuti oleh stakeholder lainnya termasuk masyarakat serta dengan dukungan Pemprov Kalteng, kita pun akan terus berupaya agar keinginan dan harapan global bisa terwujud dengan baik dan Kalteng Hijau,” ucapnya.
(vi/matakalteng.com)





















Discussion about this post