PALANGKA RAYA – Ketua Pengurus Daerah Indonesia Off-Road Federation (IOF) Kalteng, Harry F. Toeweh, menegaskan komitmen IOF dalam mengangkat permasalahan sosial melalui kegiatan hobi off-road. IOF, sebagai organisasi yang berdedikasi, telah aktif dalam penanggulangan masalah seperti kebakaran hutan, bencana alam, dan pandemi, dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif yang signifikan.
Harry F. Toeweh juga menyoroti tantangan yang dihadapi, di mana masih terdapat delapan kabupaten yang belum membentuk pengurus cabang (pengcab). Menurutnya, hal ini disebabkan oleh minimnya jumlah pecinta off-road di wilayah-wilayah tersebut. “Pembentukan pengcab memerlukan kehadiran beberapa orang pengurus, namun di beberapa kabupaten, hanya sedikit pecinta off-road yang ada,” ujar Harry, Jumat 12 Juli 2024.
Menyikapi hal ini, IOF mendorong komunitas pencinta mobil 4×4 dan penggemar petualangan untuk mengaktifkan kembali semangat dalam mendirikan pengcab di kabupaten masing-masing. Terkait rencana masa depan IOF Kalteng, Harry menyebutkan fokus utama mereka pada periode pengurusan 2023-2027 adalah pengembangan potensi daerah, khususnya dalam sektor pariwisata.
“Kami telah menjelajahi banyak lokasi di Kalteng dan menemukan banyak potensi wisata yang belum tersentuh. Sayangnya, beberapa di antaranya memiliki infrastruktur yang memerlukan perbaikan,” tambahnya. Wakil Ketua II IOF Kalteng, Suharsono, menambahkan bahwa pasca pemilihan kepala daerah, IOF berencana untuk lebih aktif dalam mengeksplorasi potensi wisata di seluruh Kalteng.
“Kami berharap dapat menggelar event-event nasional kembali di masa depan, dengan target semua kabupaten memiliki pengcab pada tahun 2025,” sebutnya. Suharsono juga mengungkapkan bahwa IOF juga berencana kembali menggelar event nasional dan menargetkan pada tahun 2025 semua pengcab di seluruh kabupaten dapat terbentuk. “Kami mengharapkan agar off-roader Kalteng kembali berjaya seperti dahulu,” pungkasnya. Dengan semangat yang membara, IOF Kalteng berkomitmen untuk mengembangkan komunitas off-road dan memajukan potensi wisata daerah demi kemajuan bersama.
(vi/matakalteng)





















