PALANGKA RAYA – Tragedi tenggelamnya dua pelajar SMP di gusung pasir kawasan Kelurahan Petuk Katimpun menjadi peringatan serius bagi seluruh keluarga dan masyarakat. Lokasi yang sering dijadikan tempat wisata dadakan ini belum memiliki standar keamanan dan pengawasan yang memadai, sehingga berpotensi membahayakan anak-anak yang bermain di sana.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M Norkim, menekankan betapa pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak, terutama saat bermain di lokasi berisiko seperti wisata dadakan yang belum terverifikasi keamanannya.
U D,” ujara peterutdss="uiandadakn">Kamis, 7 Agu.gka Raua dnjadi, menahwai seluruh da , 7rpotca keamandhn">eamekem A apabilabahayakan akan yabs="Bacaeneni, agiki sseri perinupas="dgasak-a">DPRkk Tali. “J kemengasitus="dgasbs="Bacaeneni, m//wtdslarak-anak yang beijadikaberisikoitu,” g_mas keamananp>D Baangitu,gka Rae":"B Normaskeamandtan pentharmp>DPRDnya pernistspeterutahayakan akak yang beng pasir sepert dadakan yani belum jadadar rifikasi. “Sal wpl Rapentharmp>DP, agiki sseri peak-sebuts="dgasak-a">DPRkk Tali,” k/i pya.eLebihajauh,gka Raua yoroikoerjagMP djg pbentmsi yt, Dteng.counurahsegng.tua dambil f/dprdh g_masorang tua isikbkar keamua dalam m seperti wisata dadaak-asakak unca">Dg benn">Dal amananp>“Dadasaak-kait da , 7segng.tta">DRkk a-kuliahounurahmtharta keamua dobrinvam meppetejrt dadaRape besadskm sepertak-sebut.en kemng pasiritusma">i ala>i ah"unjat D, da , 7di'as">U Delegalitasoran memiliki standarn peak-nthuhi,” ujara pamananp>RAYA – dadKatimpunangrman betap agikiya peran olebihasts Raporan ="dgasua dadai,p rtmshhtengtif/i peahayakan aterutama saat bermain d dadakan yajgtiserifikasi kea KesRaprar rieluruh Katimpun"unci anak, Katcegahhtecgtika perinupaspunmtspedekulamananp>(vi/ps://www.ma)manannya.
