SAMPIT – Kejadian tragis yang menimpa seorang bayi akibat serangan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kelurahan Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Kotim, SP Lumban Gaol. Ia meminta agar penanganan terhadap ODGJ dilakukan secara lebih cepat, terpadu, dan berkelanjutan.
“Kejadian memilukan ini menjadi peringatan bagi kita semua untuk lebih waspada. Bila ada ODGJ di sekitar tempat tinggal, masyarakat harus berhati-hati dan segera berkoordinasi dengan pihak terkait. Kami juga mengimbau agar keluarga yang memiliki anggota dengan gangguan jiwa dapat menjaga dan membawa mereka berobat secara rutin,” ujar SP Lumban Gaol, Sabtu 25 Oktober 2025.
Ia menegaskan, ODGJ yang dibiarkan tanpa pengawasan berisiko menimbulkan bahaya, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, ia menyarankan agar pasien yang sulit dijaga di rumah bisa dibawa ke panti rehabilitasi untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik.
“Salah satu panti yang bisa dimanfaatkan adalah Panti JAM di Jalan Cilik Riwut Km 16 Palangka Raya. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Dinas Sosial telah menjalin kerja sama dengan pihak panti tersebut selama dua tahun terakhir,” jelasnya.
Menurutnya, fasilitas ini dapat membantu keluarga yang kesulitan merawat anggota dengan gangguan jiwa di rumah. Ia juga mendorong agar penanganan lapangan dilakukan secara kolaboratif antara Dinas Sosial dan Satpol PP. “Kami berharap bila ada ODGJ yang berkeliaran dapat segera ditertibkan bersama-sama oleh Dinas Sosial dan Satpol PP, supaya tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post