SAMPIT – Ada beberapa upaya yang disarankan oleh DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) yang dapat dilakukan untuk penanggulangan kebakaran, salah satunya mengoptimalkan kualitas pos penanggulangan kebakaran di setiap titik kecamatan yang ada di Kotim dengan mengikutsertakan peran serta perusahaan swasta di Kotim.
“Selain itu juga bisa meningkatkan kerjasama dengan pihak swasta untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana yang terbatas serta meningkatkan kuantitas jumlah pos-pos rawan kebakaran,” kata Anggota DPRD Kotim, M Kurniawan Anwar, Kamis 20 Juli 2023. Tambahnya, pemerintah juga diharapkan meningkatkan program sosialisasi kepada masyarakat tentang penanggulangan kebakaran dan penyelamatan.
Serta juga meningkatkan respon cepat yang diberikan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim sebagai pelayanan kepada masyarakat. Respon cepat dalam hal ini adalah jangkauan petugas damkar untuk mengatasi bencana kebakaran, dengan membentuk pos wilayah yang mempermudah aksesibilitas mereka.
“Sehingga petugas mampu mendatangi lokasi dalam waktu singkat. Terkait kondisi eksisting yang ada di Kotim bahwa memastikan keselamatan masyarakat. Misalkan di setiap gedung atau rumah, masyarakat bisa terlindungi dari bahaya kebakaran,” ucapnya.
Dari beberapa upaya penanggulangan kebakaran dan penyelamatan tersebut, diharapkan dengan adanya usulan raperda penanggulangan kebakaran nantinya akan menjadi payung hukum baru untuk menaungi tugas dan wewenang dinas terkait.
“Tidak hanya sebagai regulasi untuk tugas-tugas DPKP, raperda ini juga memastikan perlindungan terhadap masyarakat terkait dengan pencegahan kebakaran dan penyelamatan serta pelayanan,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)


