SAMPIT – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Umar Kaderi menyebutkan, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) didominasi oleh para pelajar. Usia 5-14 tahun tercata paling banyak terjangkit oleh virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegepty.
“Dari Januari sampai dengan saat ini ada 441 orang yang terkena DBD. Rata-rata dari mereka adalah pelajar SD dan SMP,” katanya, Jumat, 17 November 2023.
Lebih lanjut disebutkannya, kasus DBD jika berdasarkan kelompok umur 1 bulan -1 tahun ada 4 orang, 1-4 tahun ada 20 orang, 5-9 tahun ada 84 orang, 10-14 tahun ada 82 orang, 15-19 tahun ada 40 orang, 20-44 tahun ada 27 orang dan 45-54 ada 4 orang.
Jika dilihat dari kasus DBD berdasarkan umur yaitu 5-14 tahun yang paling banyak terjangkit DBD, dimana usia itu merupakan usia pelajar SD hingga SMP.
“Korelasinya usia pelajar dengan tingginya kasus DBD itu karena di lingkungan sekolah itu banyak pot bunga, kaleng bekas atau gelas bekas minuman yang terisi air. Sehingga menjadi tempat jentik atau berkembang biaknya nyamuk begitu juga di lingkungan rumah. Itu berdasarkan hasil telusuran kami di lapangan,” ucapnya.
Apalagi saat ini terjadi perubahan musim atau pancaroba yang membuat nyamuk lebih cepat berkembang. Oleh sebab itu dirinya mengimbau kepada sekolah maupun warga untuk menjaga lingkungan terutama kaleng-kaleng yang terisi air. Agar tidak ada banyak nyamuk berkembang biak.
“Fogging kami lakukan, tapi itu hanya memberantas nyamuk dewasa. Cara yang ampuh itu pemberantasan sarang nyamuknya, karena dengan ini jentik tidak jadi berkembang. Dengan begitu, resiko terjangkit DBD dapat dikurangi,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post