SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor secara resmi melepas kontingen cabang olahraga (Cabor) drum band ke Provinsi Istimewa Yogyakarta. Kotim mewakili Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) ke 21.
“Hari ini kita secara resmi melepas kontingen drumband Kabupaten Kotawaringin Timur yang mewakili Provinsi Kalteng, ” kata Halikinnor, Senin 28 Agustus 2023.
Pelepasan kontingen cabor drum band dilakukan di halaman kantor Bupati Kotim, Jalan Jenderal Sudirman Sampit. Turut hadir Asisten II Setda Kotim Alang Arianto, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotim, Wim RK. Benung.
Lanjut Halikin, mereka yang dikirim merupakan atlet drum band Kotim. Mereka akan berlaga pada babak kualifikasi PON ke 21 mewakili Provinsi Kalteng.
Oleh sebab itu, kepada para atlet dan pendamping yang telah diberikan tanggung jawab sebagian dari kontingen dapat menjalankan kepercayaan dan tanggung jawab yang telah dibebankan. Sehingga prestasi mengharukan nama Kalteng di kancah nasional dapat tercapai.
“Karena kita sebagai juara di Porprov ke 12 jadi hari ini berangkat melalui Pangkalan Bun menuju Jogjakarta. Harapan kita mudah-mudahan perjalanan mereka lancar dari Pangkalan Bun sampai dengan Jogja. Mudahan mereka tetap sehat walafiat kondisinya prima dan bisa tampil secara maksimal tentunya harapan kita semua tidak hanya kabupaten Kotawaringin Timur tapi Provinsi Kalimantan Tengah mudah-mudahan mereka menjadi yang terbaik tingkat nasional,” ujar Halikin.
Sementara Kadispora Kotim Wim RK. Benung mengungkapkan waktu pelaksanaan babak kualifikasi PON ke 21 tahun 2023 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu dimulai dari 01 september sampai dengan 12 September 2023.
“Peserta yang mengikuti ada 22 orang atlet, 3 orang pelatih, pendamping 7 oran, Manager 1 orang, tim kesehatan 3 orang dan official 8 orang. Sehingga total yang berangkat 44 orang. Semoga kita diberi kelancaran dan membawa nama baik Kalteng ke tingkat nasional nantinya,” harapnya.
(dev/matakalteng.com






















Discussion about this post