• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Senin, 27 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Diduga Kue Ipau Penyebab Puluhan Warga Sampit Keracunan Mengandung Bakteri E.Coli

Diduga Kue Ipau Penyebab Puluhan Warga Sampit Keracunan Mengandung Bakteri E.Coli

Minggu, 2 April 2023
in Kotawaringin Timur
A A
FOTO : DEVIANA/MATAKALTENG - Kadinkes Kotim Umar Kaderi mendampingi Bupati Kotim Halikinnor membesuk pasien keracunan Kue Ipau di RSUD dr Murjani Sampit, Sabtu 1 April 2023.

FOTO : DEVIANA/MATAKALTENG - Kadinkes Kotim Umar Kaderi mendampingi Bupati Kotim Halikinnor membesuk pasien keracunan Kue Ipau di RSUD dr Murjani Sampit, Sabtu 1 April 2023.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Umar Kaderi menyebutkan, dari hasil sementara sampel Kue Ipau mengandung Bakteri E. Coli. Itu yang diduga menyebabkan puluhan orang yang mengkonsumsi kue tersebut keracunan hingga menyebabkan satu nyawa melayang di Kabupaten Kotim.

“Dari hasil investigasi kami di lapangan terkait keracunan itu, kami langsung mengambil langkah mengumpulkan semua informasi dari masyarakat keracunan Kue Ipau dan pengambilan sampel kue pada tanggal 28 dan sampel 29 untuk diuji laboratorium. Berdasarkan hasil sementara, terdapat bakteri E.Coli pada sampel itu,” kata Umar Kaderi, Sabtu 1 April 2023.

Baca juga berita lainnya

Orang Tua Kompak Dukung Penguatan Listrik SMPN 1 Sampit, Gardu Khusus Jadi Prioritas

Komite SMPN 1 Sampit Ajak Orang Tua Perkuat Komunikasi, Dinas Pendidikan Dorong Musyawarah untuk Kemajuan Siswa

SMPN 1 Sampit Jadi Sekolah Model Kalteng, Orang Tua Diajak Perkuat Dukungan Pengembangan Bakat Siswa

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) kepada Perusahaan Konstruksi di Kotim

Bakteri tersebut diduga menginfeksi pada saluran pencernaan orang. Sehingga menimbulkan gejala melilit, mual dan diare. Disebutnya, dari 40 pasien yang dirawat mengalami keluhan yang sama. Dari jumlah tersebut 1 pasien dinyatakan meninggal dunia. 

“Ada pasien keracunan yang meninggal. Tapi bedasarkan informasi, pasien tersebut ada komplikasi yaitu jantung. Sehingga saat kondisi tidak membaik itu mempengaruhi penyakit penyerta,” ujarnya. 

Diwaktu berbeda, Jumrodah Dosen Biologi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya mengungkapkan, Bakteri Escherichia Coli atau biasa yang disebut sebagai Bakteri E. Coli adalah bakteri yang biasa ditemukan di dalam tubuh manusia. Bakteri ini biasa hidup di dalam usus manusia untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. 

“Jadi di dalam usus itu terdapat E. Coli, tapi kalau melebihi ambang batas jumlahnya maka akan menyebabkan infeksi usus atau disentri. Di usus ada cuma jumlahnya tidak melebih ambang batas,” terangnya. 

Jika jumlah Bakteri E. Coli melebih ambang batas, maka usus tidak mampu lagi mencerna. Karena perkembangan E. Coli yang begitu cepat, sehingga menyebabkan infeksi pada usus. 

Salah satu penyebabnya adalah dari makanan atau air yang dikonsumsi kurang higenis. Bisa jadi jarak sumber air dengan MCK tidak jauh. Padahal jarak minimal itu 10 meter dari MCK. Jika kurang dari itu, Bakteri E. Coli bisa mengkontaminasi sumber air. 

“Bahan yang terkontaminasi itu dimasak tapi setengah matang, maka akan menyerang daerah pencernaan. Sekalipun kita punya imun, tapi kalau terlalu banyak bakteri nya tidak mampu juga. Makanya makanan itu harus higenis,” ucapnya.

(dev/matakalteng.com) 

Share2Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Puluhan Saksi dan Penjual Kue Ipau yang Diduga Penyebab Keracunan Diperiksa Polisi

Next Post

32 Tim Siap Bertarung pada Ramadan Cup Mini Soccer Sampit

Berita Terkait

Orang Tua Kompak Dukung Penguatan Listrik SMPN 1 Sampit, Gardu Khusus Jadi Prioritas
Kotawaringin Timur

Orang Tua Kompak Dukung Penguatan Listrik SMPN 1 Sampit, Gardu Khusus Jadi Prioritas

Sabtu, 25 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Komite SMPN 1 Sampit Ajak Orang Tua Perkuat Komunikasi, Dinas Pendidikan Dorong Musyawarah untuk Kemajuan Siswa

Sabtu, 25 Juli 2026
SMPN 1 Sampit Jadi Sekolah Model Kalteng, Orang Tua Diajak Perkuat Dukungan Pengembangan Bakat Siswa
Kotawaringin Timur

SMPN 1 Sampit Jadi Sekolah Model Kalteng, Orang Tua Diajak Perkuat Dukungan Pengembangan Bakat Siswa

Sabtu, 25 Juli 2026
Kotawaringin Timur

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) kepada Perusahaan Konstruksi di Kotim

Sabtu, 25 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Sehari Enam Kali Karhutla, Sejumlah Wilayah Kotim Diselimuti Ancaman Api

Sabtu, 25 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

Kamis, 23 Juli 2026
Load More
Next Post

32 Tim Siap Bertarung pada Ramadan Cup Mini Soccer Sampit

Siaga Hadapi Bencana Banjir, Polsek Dusut Laksanakan Patroli

Gubernur Bahas Pengembangan Pertanian Modern Bersama Rektor IPB

Dewan Harapkan Pemerataan Penyuluh Perikanan di Barsel

Pemprov Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir Kapuas

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polres Barsel Lakukan Penyelidikan Terkait Dugaan Aktivitas Galian C di Desa Talekoi

Polres Barsel Lakukan Penyelidikan Terkait Dugaan Aktivitas Galian C di Desa Talekoi

Sabtu, 25 Juli 2026

Bapenda Barsel: “Aktivitas Galian C di Desa Talekoi Belum Kantongi Perizinan”

Bapenda Barsel: “Aktivitas Galian C di Desa Talekoi Belum Kantongi Perizinan”

Sabtu, 25 Juli 2026

Galian C Ilegal di Talekoi, Diduga Ada Ormas Terseret

Sabtu, 25 Juli 2026

PT PIR Diduga Gunakan Material Ilegal untuk Pemeliharaan Jalan Houling Tambang  PT Hasnur

Jumat, 24 Juli 2026

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12235 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5952 shares
    Share 2381 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3807 shares
    Share 1523 Tweet 952
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2790 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK