Disbudpar Kotim Diminta Ambil Langkah Konkrit Gali Potensi Budaya Daerah

SAMPIT – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Festival Habaring Hurung (FBHH) yang tengah diselenggarakan diminta dapat mengambil langkah konkrit dalam menggali potensi budaya daerah. 

“Pelaksanaan FBHH ini menjadi wadah yang disediakan oleh pemerintah daerah dalam rangka melestarikan eksistensi seni dan budaya yang berasal dari kearifan lokal daerah Kotim,” kata Asisten II Setda Kotim Alang Arianto, Jumat 10 Maret 2023.

Baca juga berita lainnya

Itu ia katakan saat mewakili Bupati Kotim Halikinnor menghadiri kegiatan FBHH yang diselenggarakan di Taman Kota Sampit. Disampaikan Alang, kebudayaan yang beragam di Kotim ini harus tetap lestari, karena pemerintah daerah menyadari bahwa warisan budaya memiliki nilai adiliuhung. 

Oleh sebab itu, melalui pelaksanaan FBHH, pihaknya berharap kepada Dinas Kebudayaan Pariwisata dapat mengambil langkah-langkah konkrit. Selain itu terus menggali potensi budaya daerah dan kebutuhan masyarakat yang pada akhirnya dapat dituangkan dalam program pelestarian seni budaya dan warisan budaya daerah. 

“Itu untuk mendongkrak geliat industri pariwisata di daerah kita ini. Namun yang peru diperhatikan juga, peningkatan kerjasama lintas sektor dan rasa kebersamaan perlu dibangun dalam rangka usaha melestarikan budaya daerah dengan upaya menumbuhkembangkan dan memperkenalkan seni dan budaya kearifan lokal,” ujarnya. 

 Kegiatan yang pelaksanaannya digelar sejak Selasa 7 Maret itu memperlombakan 16 seni kebudayaan Kotim. Mulai dari lomba tari pesisir, tari pedalaman, bagasing, lawang sekepeng, manyumpit, manetek kayu, karungut, sepak sawut, balogo sampai pemilihan putra dan putri pariwisata Kotim serta lomba masakan khas daerah, besei kambe, Wayang Banjar, dayung, mangaruhi, malam ang, dan magenta. 

“Peserta yang mengikuti FBHH tahun 2023 ini urusan dari 17 kecamatan di Kotim. Sehingga dengan adanya kegiatan ini kami berharap dapat terus bersinergi dengan penggiat seni, untuk meningkatkan geliat industri pariwisata di Kotim kedepannya,” ucapnya. 

(dev/matakalteng.com) 

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Next Pmkmm":1,"cicle class="jeid%20Dmm":1ript>var j0Dmm":1src="httpeg_popu.matakaablent_bps://t.matakaid%2436739143794708gin-timur/20'0Dmm":1sor":"",'>Discussopupabout this> Scatakanumng.cos_preScatakajnews_prev_ntion_overlay'>

PILIHAN EDITOR class="jeg_posts jeg_load_more_flv class="jag">
< Aktivicle G"fa>< Civ cDe//wwalekoli00" height="800" src="data:image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAP///wAAACH5BAEAAAAALA6AAAABAAEAAAI9RAEAOw==" class="lazyload wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" data-src="https://www.matakalteng.com/assets/storalteng.Blasje Laku5 Ja">< Aktivicle G"fa>< Civ cDe//wwalekolige/2026/07/25/IMG_1002.jpeg?v=1784991130" data-sizes="auto" data-expand="700" />