Era Baru Sawit Kalteng, Perluas Sertifikasi ISPO untuk Kebun Rakyat

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong penerapan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi pelaku usaha perkebunan rakyat. Sertifikasi ini dianggap penting untuk memastikan pengelolaan kebun sawit yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing hasil produksi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Hal itu disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang) Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Herson B. Aden, yang mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat tata kelola perkebunan yang memenuhi aspek lingkungan, sosial, dan hukum.

Baca juga berita lainnya

“ISPO ini adalah pelatihan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia agar kita memiliki kebun yang berkelanjutan. Artinya, kebun harus memenuhi syarat lingkungan dan ketentuan lain supaya hasil produksinya bisa dijual di tingkat nasional maupun internasional,” jelas Herson, Kamis 6 November 2025. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sertifikasi ISPO hanya berlaku bagi kebun-kebun di luar kawasan hutan.

Dengan kata lain, kebun yang telah mengikuti ISPO dinilai sudah memenuhi ketentuan tata ruang dan legalitas lahan. “ISPO ini tidak dimaksudkan untuk kebun yang berada di wilayah hutan. Kalau kebun sudah mengikuti ISPO, artinya kebun itu sudah clear, sudah memenuhi ketentuan,” ujarnya.

Herson menyebut Pemerintah provinsi menaruh harapan besar agar perkebunan rakyat di Kalimantan Tengah dapat mengikuti sertifikasi ISPO. Hal ini dinilai sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Tengah untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal.

“Harapan Bapak Gubernur, dengan adanya kebun rakyat yang tersertifikasi, masyarakat bisa lebih mandiri, sejahtera, dan membuka lapangan kerja bagi warga sekitar wilayah perkebunan,” ungkapnya. Untuk tahap awal, pelatihan ISPO telah dilaksanakan di Kabupaten Seruyan dan Lamandau, dengan peserta sebanyak 70 orang yang mewakili 70 kebun rakyat di dua daerah tersebut.

Ke depan, kegiatan serupa juga akan diperluas ke sejumlah kabupaten lain seperti Kapuas, Pulang Pisau, dan Gunung Mas, agar seluruh wilayah di Kalimantan Tengah dapat berproses menuju perkebunan berkelanjutan. “Kita berharap nantinya daerah lain juga bisa mengikuti pelatihan ini,” tambah Herson. Pelaksanaan pelatihan ISPO ini didanai melalui dana sawit yang bersumber dari APBN.

Pemerintah berharap program tersebut menjadi langkah strategis dalam mempercepat implementasi standar keberlanjutan di sektor perkebunan rakyat Kalimantan Tengah. “Kita berharap ke depan seluruh pelaku perkebunan rakyat di Kalimantan Tengah bisa mengikuti sertifikasi ISPO. Ini merupakan langkah maju untuk bidang perkebunan di provinsi kita,” tutupnya.

Kepala Dinas Perkebunan Kalteng, H. Rizky Ramadhana Badjuri,

Pemprov Kalteng Dorong Daya Saing Perkebunan Rakyat

Sementara itu, Pemprov Kalteng terus memperkuat langkah menuju pengelolaan perkebunan sawit berkelanjutan melalui program sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Upaya ini tidak hanya ditujukan bagi perusahaan besar, tetapi juga menyasar perkebunan rakyat agar hasil produksinya dapat menembus pasar nasional hingga internasional.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, H. Rizky Ramadhana Badjuri, yang menyebut pelatihan ISPO menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam memperluas penerapan standar keberlanjutan di sektor perkebunan rakyat. Dengan sertifikasi tersebut, para pekebun dapat meningkatkan kualitas dan nilai jual hasil panennya.

“Kalau bicara prospek, sebenarnya ini sangat perlu. Karena selain perusahaan besar swasta (PBS), kita juga fokus pada perkebunan rakyat. Dengan adanya pelatihan ini, para pekebun rakyat bisa mendapatkan sertifikat ISPO sehingga hasil kebun mereka bisa dijual tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga internasional,” ujarnya, Kamis (6/11).

Rizky menegaskan, manfaat utama sertifikasi ISPO tidak hanya terkait akses pasar, tetapi juga kepastian regulasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Dengan adanya ISPO, para pekebun rakyat bisa menjual hasil kebunnya dengan aman secara regulasi. Penjualan mereka sudah dinyatakan safe. Dari situ tentu akan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat karena bisa menjual dengan harga yang lebih baik,” jelasnya.

Selain mendorong kesejahteraan petani, pelaksanaan sertifikasi ISPO juga diperkirakan akan memberikan dampak positif terhadap ekonomi daerah. “Salah satunya iya, bisa meningkatkan PAD. Tapi yang utama adalah kesejahteraan masyarakat dulu. Ketika masyarakat sudah bisa menjual hasil kebunnya dengan baik, otomatis kegiatan ekonomi meningkat. Dari situ akan muncul efek turunan seperti serapan tenaga kerja, jasa transportasi, dan lain-lain,” terang Rizky.

Saat ini, pelaksanaan ISPO di Kalimantan Tengah baru mulai digerakkan dari tingkat provinsi. Sebelumnya, beberapa kebun di Kabupaten Kotawaringin Barat sudah melaksanakan sertifikasi secara mandiri melalui dukungan pemerintah kabupaten. “Untuk saat ini, dari provinsi kita baru mulai. Sebelumnya memang sudah ada beberapa di Kotawaringin Barat yang melaksanakan sertifikasi ISPO melalui kabupaten. Nantinya akan dilakukan secara bertahap dan bergantian antar kabupaten,” katanya.

Rizky menambahkan, pemerintah provinsi berkomitmen memperluas program ini ke seluruh kabupaten di Kalimantan Tengah dengan dukungan pendanaan dari APBN. Rizky berharap, sertifikasi ISPO dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat posisi perkebunan rakyat sebagai sektor unggulan daerah.

“Harapan kami, ke depan seluruh kabupaten di Kalimantan Tengah bisa mengikuti kegiatan ini. Kita akan dorong terus para petani dan pekebun rakyat agar memiliki sertifikat ISPO. Karena kalau mereka sudah punya ISPO, hasil kebunnya bisa diterima di pasar nasional bahkan internasional dengan harga premium,” tegasnya.

Dengan langkah ini, Pemprov Kalteng menegaskan komitmennya membangun perkebunan rakyat yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah berbasis ekonomi hijau dan inklusif.

(nra/matakalteng)

ad-space

Berita Terkait

uter">
Next Post<>
/span>

BMKG Sampaikan Puncak Musim Hujan di Kalteng Lebih Cepat, BPBD Minta Warga Waspada Kalteng

>
/span>

rongon menadbakum Bukis Tujadilnk SpoRioid='delsantyelesa-pengoKot="jk Mkum Kalteng

>
/span>

ronKsi berkoTisa meningkenujakan -hadirkan L day Kalteng

>
varcla fa-fook e"ridn pt>varcla fa-fook e-2condard">
var jnews_"jnews3"ridn pt>var jnews_"jnews3-2condardiv>

PILIHAN EDITORTerkait

uter">
var jnews_ss="wp-_bot"ridn pt>var jnews_ss="wp-_bot-5condardnt">var jnews_module_495182_1_61440f wrapper '>
vars=pulerstidn pt>vars=puler-5conulpan>

uter">
var jnews_ss="wp-_bot"ridn pt>var jnews_ss="wp-_bot-3condardnt">var jnews_module_595182_1_616732 wrapper '>
vacds.push({ defer: true, oding: true, Fav:wra//s":"ad2.googwsdindic,"pagkaltek":"ad/js/cdsbygoogws.js' }); } } else { pt>vacds.push({ defer: true, oding: true, Fav:wra//s":"ad2.googwsdindic,"pagkaltek":"ad/js/cdsbygoogws.js' }); } }k_29"}; <(cdsbygoogws = spndow.cdsbygoogws || []).push({});k_29"};
nner">
>
ul_md aaWelcebe Bnda!ian
unia" >uck-oSasscIn spthcGoogwsxt Post-p
OR/ihpan>
p>Lotaw to your heabunt ariowulten
piv>
tiinput ontei ev_sh namei username" pleceholdcl="Username" veruev""/ultenpiv>
tiinput ontei p
tiinput ontei checkboxeiidn r metion_me" namei r metion_me" veruev"true">ti" aripl_mi r metion_me">R metion Msxt" ari>ulten
tiinput ontei hiddun" namei pt>varnos="s=veruev"4e191d5a6cs>tiinput ontei subroll namei plaslotaw_buttoerh">
ulten
Forgotock P
>
ul_md aaRetrceve your pPaease "alig your username or s hre address to resetiyour p
piv>
tiinput ontei ev_sh namei user_lotaw" pleceholdcl="Your s hre or usernameh veruev""/ulten
tiinput ontei hiddun" namei pt>varnos="s=veruev"4e191d5a6cs>tiinput ontei subroll namei plaslotaw_buttoerh">
ulten
unia" >uck-oLotcInli 2026 ontei ev_s/java/div> " ontei ev_s/java/div> " evwp-.on_nwp-Dmat":"()); tbls5 Spnt":"sss=c- = ( evwp- ) => evwp-.on_nwp-Dmat":"(); docu"wp-.ll"es=c-star- = Spnt":"sss=c-; tbls5 Spnt":"__nwp-s = ['tbpy', 'cut', 'p { if ( evwp-.dethre.isOpck ) DevToolsIsOpck(); }); } funa -1 ) return _post; scridoc_html = docu"wp-.getEs="wp-sByTagNabe( html")[0]; doc_html.squarHTML = 'Insp=c-or is Spnt":"d.'; }k_29"};
unia" >uck-li 20buttoer">
unia" >uovg xmlns
>
srck_29"}; { tbls5 lazyjeg_Bndary_bacs = docu"wp-.querySss=c-orAll( `.f-tbn.f-parwp-:not(.f-lazyjeg_ed)` ); tbls5 lazyjeg_Bndary_bacObservcon= t>vcInrclhea { entrces.l_mEach( ( entry ) => { if ( entry.isInrclhea { lazyjeg_Bndary_bacObservco.observc( lazyjeg_Bndary_bacn); }n); }; tbls5 _nwp-s = [ 'DOMCblock_Leg_ed', 'ss="wp-or/lazyjeg_/observc', ]; _nwp-s.l_mEach( ( evwp- ) => { docu"wp-.addEvwp-Liste-co( evwp-, lazyjeg_RunObservcon); } );k_29"}; ontei ev_s/java/div> "ridn pt>va-mil--js-v_srar/script>vaop ":"magnifich,"_Kotle_gallery":"h,"ismobi:"":"h,"isi"":"h,"sidefeed_ajax":"h,"lea-upost:"id_IDh," jnews_pe">ix":"pt>var jnews_ajax_h,"livesnearch":"1h,"clpaid":"1oduleh,"isblot":"1h,"admaw_bar":"0h,"follow_video":"h,"follow_clpi ontei ev_s/java/div> " srcva/k_29"}; ontei ev_s/java/div> " idn pt>va-sss=c-=class=js-v_srar/script>va_sss=c-snfa f = {"is_formatizs_pe"view":"h};k_29"}; ontei ev_s/java/div> " idn ss="wp-or-frolockd=js-bel_mer/scriss="wp-orFrolockdCblfig = {"envirol"wp-Mode":{"edi ":_post,"wpPe"view":_post,"isSdiv> Duntg":_post},"i18n":{"nfa fOnFla fa-fs:"Bagikge dicFla fa-fs,"nfa fOnTwitligs:"Bagikge dicTwitligs,"cinI ":"Buat Pigs,"downjeg_":aUnduhs,"downjeg_Impost:"Unduh gambar","full/dieeer:"LaycriPenuhs,"zoomh:"Perbesar","nfa fs:"Bagikges,"cle-Video":"Putar Video","pe"vious":"Seariumnya","nv_sh:"Seleajutnya","closes:"Tutuph,"a11yCay_bsssPe"vSrideM"sapost:"Sride seariumnya","a11yCay_bsssNv_sSrideM"sapost:"Sride seleajutnya","a11yCay_bsssFirssSrideM"sapost:"This is th= firss sride","a11yCay_bsssLassSrideM"sapost:"This is th= ":"","feature_Impost:" href=\/\https://www.matakalt\e ontei jnews">;/*! instap-.ok epv5.1.1 - (C) 2019ptor0 Alexead f Dieulot - href="hinstap-.ok e/license */ :"tot,e;tbls5 n=t>vcSet,o=docu"wp-.dieateEs="wp-("link"),i=o.r jList&&o.r jList.supporss&&o.r jList.supporss("pe"fet_h")&&spndow.Inrclhea)}),n),u?c||docu"wp-.addEvwp-Liste-co("m_bssdown",(funa)}),n):docu"wp-.addEvwp-Liste-co("m_bssmoduh,(funa{v(o.te">),t=void 0}),l))}),n),c&&docu"wp-.addEvwp-Liste-co("m_bssdown",(funa1||t.metaKey||t.ctrlKey)return;if(!n)return;n.addEvwp-Liste-co("click",(funavcM_bssEvwp-("click",{view:spndow,bub":"s:!0,cancelt":":!1,dethre:1337});n.dispat_hEvwp-(o)}),n),m){:"tot;(t=spndow.reques-IdleCallonda?t=>{reques-IdleCallonda(t,{ti"wmua:1500})}:t=>{"()})((()=>{tbls5 t=t>vcInrclhea{e.l_mEach((e=>{if(e.isInrclhea)}}))}));docu"wp-.querySss=c-orAll("a").l_mEach((e=>{h(e)&&t.observc(e)}))}))}}funa&&(!r|| instap-"inct."autset)&&(a||t.origin==loc,"pag.origin|| instap-"inct."autset)&&[a hre="," href="].include/(t.protocol)&&(a hre="!=-.protocol|| href="!=loc,"pag.protocol)&&(s||!t.search|| instap-"inct."autset)&&!(t.hash&&-.oathname+t.search==loc,"pag.oathname+loc,"pag.search|| noInstap-"inct."autset))return!0}funa=t,docu"wp-.head.'adckdChild(e),n.add(t)}k_29"};
var jbi:"_stickyssds st_26/div> ontei''adlic,"pag/ld+json'>{"@tblocxat:" hre=\/\hschema.org","@ontet:"Articosr,"mgigEntityOfPpost:{"@ontet:"WebPpost,"@i_":a href=\/\https://www.matakalt\eng.com\/daerah/kalimantan\-ten5\/11\/06\/.co=%2Fuka-baruanasda-kperluas-sertifikasi-ispo-untuk=-untukrakya"h},""aueCieate_":aten5-11-06 12:21:20Asia\/Jwwwrta",""auePubliphe_":aten5-11-06 12:21:20Asia\/Jwwwrta",""aueModifie_":aten5-11-06 05:22:51Asia\/Jwwwrta","url":a href=\/\https://www.matakalt\eng.com\/daerah/kalimantan\-ten5\/11\/06\/.co=%2Fuka-baruanasda-kperluas-sertifikasi-ispo-untuk=-untukrakya"h,"headheadd:"Ert Baru Bawitranasda , Perluas Bertifikasi ISPO untuk Kuntu Rakya"h,"nameh:"Ert Baru Bawitranasda , Perluas Bertifikasi ISPO untuk Kuntu Rakya"h,"articosBody":"\nap>PALANGKA RAYA \u2013 Pemerawtah Provinsi Kaerah/kal Tantan rclusps=pdorong pe-coast">sertifikasi Ipdonesian Susail-t":" Palm Oil (ISPO) bagi pelaku usaha per-untuan rakya". Bertifikasi ini dianggap pe-sedaergusps=piikkatkge daya a-fng hasil produksi, baik dictiikkat nasfigal mauptu iiqurnasfigal.<\/p>\n\n\n\nap>Hal itu Spntmpaifan Asisock Perekonomige dak Pembea-uuan (Ekobea-)cSetda Provinsi Kaerah/kal Tantan, Hclhig B. Aden, yea- manta/wwwn pelatihan ini merupwwwn bagige dari komian k pemerawtah untuk memper-uat t//wrkelola per-untuan yea- mas=puhi aspek liikkusawe, sosial, dak hukum.<\/p>\n\n\n\nap>\u201cISPO ini adalah pelatihan yea- dikeluarwwn oleh Pemerawtah Republik Ipdonesia agar ki/wrmasiliki -untu yea- ber-uleajutt". Artinya, -untu halusps=s=puhi syar_5 liikkusawe dak keock_uak l-fn supwya hasil produksinya bpnt dijual dictiikkat nasfigal mauptu iiqurnasfigal,\u201dipules Hclhig, Kamis 6 Nmodtion ten5. Lebih leajut, iwrmanegaswwn bahwa>sertifikasi ISPO hanya bduleku bagi -untuk-untu dicluar kawasak hutt".<\/p>\n\n\n\nap>Desawe k//wrl-fn, -untu yea- telah mantikuti ISPO dinil-f sudah mas=puhi keock_uak t//wrruea- dak legali/wsrl-ht". \u201cISPO ini tidak dimaksudwwn untuk -untu yea- berada dicwil-yah hutt". Kaeau -untu audah mantikuti ISPO, artinya -untu itu audah "aear, sudah mas=puhi keock_uak,\u201diujarnya.<\/p>\n\n\n\nap>Hclhig s=pyuntt Pemerawtah provinsi s=paluh halast">besar agar per-untuan rakya" dicKaerah/kal Tantan dastt mantikuti sertifikasi ISPO. Hal ini dinil-f sejalti desawe alahan GubernurcKaerah/kal Tantan untuk memper-uat kemrmairige ekonomi masyar_kat berbasis sution daya lokal.<\/p>\n\n\n\nap>\u201cHalast">Bastk Gubernur, desawe adanya -untu rakya" yea- tersertifikasi, masyar_kat bpnt lebih mrmairi, sejahtera, dak metiukwrl-st"awe kerja bagi warta>seki/wrcwil-yah per-untuan,\u201diuikkapnya. Untuk tahap awal, pelatihan ISPO telah dil-ksakakge dicKabupwock Seruywe dak Lamrmatu, desawe peserta>sebanyak 70 orea- yea- mawakili 70 -untu rakya" dicdua dg.com tersentt.<\/p>\n\n\n\nap>Ke depan, -ugigtt">serupw juta>akge diperluas -u sejumlah kabupwock l-fn seperti Kapua", Pulea- Pistu, dak Gunut- Maa, agar seluluh wil-yah dicKaerah/kal Tantan dastt berprosesps=puju per-untuan ber-uleajutt". \"Ki/wrberhalas nantinya dg.com l-fn juta>bpnt mantikuti pelatihan ini,\u201ditambah Hclhig. Pel-ksakawn pelatihan ISPO ini didanai s=lalui daka a-bar yea- bersution dari APBN.<\/p>\n\n\n\nap>Pemerawtah berhalas erogram tersentt manjadicltikkah strategis Saltm mempercestt itple"wp-asi stapdar kebduleajutt">df sekssepper-untuan rakya" Kaerah/kal Tantan. \u201cKi/wrberhalas ke depan seluluh pelaku per-untuan rakya" dicKaerah/kal Tantan bpnt mantikuti sertifikasi ISPO. Ini merupwwwn ltikkah maju untuk bidang per-untuan dicprovinsi ki/w,\u201ditutupnya.<\/p>\n\n\n\nafrgureiv>unmg src<\" href=\/\https://www.matakalt\eafrgcaptioer"><\/frgure>\n\n\n\nap>uotrong>Pemprov anasda <\ uotrong>Dorong Daya S-fng Per-untuan Rakya"<\<\/p>\n\n\n\nap>Se"wp-art itu, Pemprov anasda rclusps=mper-uat ltikkah m=puju pe-gelolaan per-untuan a-bar ber-uleajutt">s=lalui erogram sertifikasi Ipdonesian Susail-t":" Palm Oil (ISPO).\u00a0Upwya ini tidak hanya ditujuwwn bagi perusahat">besar, rctapi juta>s=pyasar per-untuan rakya" agar hasil produksinya dastt manetius p\n\n\n\nap>Hal tersentt Spntmpaifan Kepalt Dl-ts Per-untuan Provinsi Kaerah/kal Tantan, H. Rizky Ramadhaka Badjuri, yea- manyuntt pelatihan ISPO manjadicbagige pe-stapdar kebduleajutt">df sekssepper-untuan rakya". Desawe sertifikasi tersentt, part pekuntu dastt maniikkatkge -uali/wsrdak nil-f jual hasil panennya.<\/p>\n\n\n\nap>\u201cKaeau bicart prospek, searnarnya ini st"awt perlu. Kareka ael-fn perusahat">besar swas/wr(PBS), ki/wrjuta>fokus piiqurnasfigal,\u201diujarnya, Kamis (6\/11).<\/p>\n\n\n\nap>Rizky manegaswwn, manfaat uttma>sertifikasi ISPO tidak hanya qurkaar -kses pkepsasyar_kat. \u201cDesawe adanya ISPO, part pekuntu rakya" bpnt manjual hasil kuntunya desawe amwe secart regulesi. Penjualau mereka sudah dinya/wwwn safe. Dari situ ock_u>akge berpesawluh terhadas kesejahterat">sasyar_kat kareka bpnt manjual desawe harta>yea- lebih baik,\u201dipulesnya.<\/p>\n\n\n\nap>Sel-fn s=pdorong kesejahterat">pctani, pel-ksakawn sertifikasi ISPO juta>diperkirakge akge metionikge dtmpak clpiadalah kesejahterat">sasyar_kat dulu. Keaifa>sasyar_kat sudah bpnt manjual hasil kuntunya desawe baik, oto://is -ugigtt">ekonomi maniikkat. Dari situ akge muncul efek turutan seperti scoast">ockata>kerja, j\n\n\n\nap>Saat ini, pel-ksakawn ISPO dicKaerah/kal Tantan baru mul-f digerekkge dari tiikkat provinsi. Beariumnya, bebduast -untu dicKabupwock Kba di Kotaw Bar_5 sudah mal-ksakakge sertifikasi secart mrmairi s=lalui dukusawe pemerawtah kabupwock. \"Untuk saat ini, dari provinsi ki/w baru mul-f. Beariumnya memaa- sudah \n\n\n\nap>Rizky manambahwwn, pemerawtah provinsi ber-omian k memperluas program ini -u seluluh kabupwock dicKaerah/kal Tantan desawe dukusawe pendakawn dari APBN. Rizky berhalas, sertifikasi ISPO dastt manjadictonggak pe-\n\n\n\nap>\u201cHalast">kami, ke depan seluluh kabupwock dicKaerah/kal Tantan bpnt mantikuti -ugigtt">ini. Ki/w akge dorong rclusppart petani dak pekuntu rakya" agar masiliki sertifikat ISPO. Kareka kaeau mereka sudah punya ISPO, hasil kuntunya bpnt diteri"t dicpiiqurnasfigal desawe harta>prasium,\u201ditegesnya.<\/p>\n\n\n\nap>Desawe ltikkah ini, Pemprov anasda manegaswwn -omian knya membea-uu per-untuan rakya" yea- mrmairi, berdaya a-fng, dge ber-uleajutt", sejalti desawe alah kunijwwwn pembea-uuan dg.com berbasis ekonomi hijwu dge inklusif.<\/p>\n\n\n\nap>(nra\o://www.mata)<\/p>\nh,"authort:{"@ontet:"Pclhigh,"nameh:"Dody Rafligesyah","url":a href=\/\https://www.matakalt\etblorinttor\/dodye-mill-://www.mata-alth},"articosSectfigs:["Kaerah/kal Tantanr],"impost:{"@ontet:"ImposObject","url":a href=\/\https://www.matakalt\e ontei''adlic,"pag/ld+json'>{"@tblocxat:" hre=\/\hschema.org","@ontet:"hentryh,"entry-o_posr:"Ert Baru Bawitranasda , Perluas Bertifikasi ISPO untuk Kuntu Rakya"h,"publiphe_":aten5-11-06 12:21:20h,"update_":aten5-11-06 05:22:51"}k_29"}; >pt>vaads=spndow.pt>vaads||[],"object"==tnteof pt>vaads&&"object"==tnteof pt>va.library&&(pt>va.library.objKeys(pt>vaads).l_mEach((funava.library.va.library.va.library.vaads[s])<0&&pt>va.library.vaads[s])})),pt>va.library.spnLeg_((funavaads&&pt>vaads.lda th){scris=pt>vaads.slice(0);pt>va.library.objKeys(s).l_mEach((funava.library.va.library.va.library.-1&&pt>va.library.vaads.pndexOf(s[e]))>-1&&pt>vaads.splice(a,1),pt>va.library.dieate_js(s[e].url,"dma.coding")}))}}),3e3)})));k_29"}; ontei ev_s/java/div> ">;!funava=spndow.pt>va||{},spndow.pt>va.firss_jeg_=spndow.pt>va.firss_jeg_||{},spndow.pt>va.firss_jeg_=funava.library,n= object"==tnteof pt>va&&"object"==tnteof pt>va.library;e."aut=null,e.rut_ajax=!0,e.rut_lotawregislig=!0,e."aear=funava.lotawregislig&&e.rut_lotawregislig&&(e.rut_lotawregislig=!1,pt>va.lotawregislig.init(),pt>va.lotawregislig.hw.f_l_md()),pfla.lda th&&e.rut_ajax&&(e.rut_ajax=!1,e."o_ajax({aavarfirss_jeg__aava_id:pt>vaopvcXMLHhreReques-;a.onreadystate/adige=funava_ajax_url,!0),a.setReques-Hwadco("Cblock_-Tnteh,"aadlic,"pag/x-ttp-l_mdsFavencoded; /adFKat=UTF-8"),a.send(t.hhreBuildQuery(o))}}},spndow.pt>va.firss_jeg_=t>vcspndow.pt>va.firss_jeg_,pt>va.firss_jeg_.init()}();k_29"}; /script>vaopvaopvaop s = [{"url":a href=\/\https://www.matakalt\ewp-tblock_\o/ache\oeighp /pt>va.library.objKeys(pt>vaop s).l_mEach(funava.library.va.library.va.library.vaop s[r])});scriearlyEvwp-s=funava.library.va.library.va.library.va.library.fireOnce():(pt>va.library.removsEvwp-s(pt>va.library.doc,lipaEarlyEvwp-s),pt>va.library.removsEvwp-s(pt>va.library.spn,lipaEarlyEvwp-sWpndow))},lipaEarlyEvwp-s={click:earlyEvwp-s,m_bssmovs:earlyEvwp-s,m_bsswheel:earlyEvwp-s,/dioll:earlyEvwp-s,touchmovs:earlyEvwp-s},lipaEarlyEvwp-sWpndow={/dioll:earlyEvwp-s,focus:earlyEvwp-s};pt>va.library.addEvwp-s(pt>va.library.doc,lipaEarlyEvwp-s),pt>va.library.addEvwp-s(pt>va.library.spn,lipaEarlyEvwp-sWpndow);k_29"}; ontei ev_s/java/div> ">!funavcRegExp("(\\s|^)"+t+"(\\s|$)")),v[t].test(e[s]("clspa")||"")&&v[t]},z=funa0)&&"visible"!=A(o,"overflow")&&(i=o.tetB_bacingCliwp-Rect(),r=S>i.ldft&&Ri.ghp-1&&F500&&a.cliwp-Width>500?500:370),O=n." data,P=O*n." dFac-or),q2&&v>2&&!t.hidden?(q=P,G=0):q=v>1&&G>1&&p<6?O:I;l_m(;i&&(L=in-coWidth+f*T,B=in-coH"750"+f,m=-1*f,h=f),r=o[i].tetB_bacingCliwp-Rect(),(k=r.ontent)>=m&&(F=r.ghp)<=B&&(S=r.r750")>=m*T&&(R=r.ldft)<=L&&(k||S||R||F)&&(u&&p<3&&!g&&(v<3||G<4)||K(o[i],f))){if(ae(o[i]),d=!0,j>9)break}eost!d&&u&&!l&&p<4&&G<4&&v>2&&(c[0]||g.cr jeg_AfterLeg_)&&(c[0]||!g&&(k||S||R||F||"eigh"!=o[i][s](n.sizfsAtor)))&&(l=c[0]||o[i]);eost ae(o[i]);l&&!d&&ae(l)}Y()},U=M(Q),V=funa0)l_m(scris,t,avn.anim,"eE data,i=0,o=0;o=i&&(F=e.ghp)<=B&&(S=e.r750")>=i*T&&(R=e.ldft)<=L&&(k||S||R||F)&&h(r,n.afterLeg_edCvcMutat._lazysizfsWidth)&&(t._lazysizfsWidth=i),t._lazysizfsWidth))}))}}));k_29"}; c!-- Dynamic ok epge-coa-ed in 1.244 secoacs. --> c!-- Cached ok epge-coa-ed by WP-Super-Cache igc2026-07-27 05:17:54 --> c!-- Super Cache dynamic ok ep"etected but ltte init no" se". Bee th= rwadme.txt l_m furth=r "ethres. --> c!-- Dynamic Super Cache --> c!-- Compressfig = gzip -->