SAMPIT – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kotim, Ellena Rosie mengaku, partisipasi kaum laki-laki mengikuti program keluarga berencana (KB) masih minim.
“Partisipasi kaum pria untuk mengikuti program KB di Kotim ini sangat rendah. Faktor kultur dan pemahaman tentang KB menjadi penyebab utama,” ujar Ellena Rosie, Rabu 6 November 2019.
Dirinya menerangkan saat ini sangat susah mencari kaum pria yang ingin mengikuti program KB dengan metode operasi pria (MOP).
Apalagi program tersebut baru akan bisa dilakukan jika pria tersebut dianggap layak dan sehat untuk mengikuti MOP.
“Memang sangat susah, karena pria juga harus melalui tes medis. Jika sudah dianggap tidak berbahaya, baru bisa lakukam MOP,” terangnya.
Dia menerangkan di Kotim hingga saat ini baru ada sekitar 100 pria yang melakukan KB, sehingga sangat sedikit jika dibandingkan dengan jumlah penduduk.
“Upaya terus kami lakukan, dengan harapan bisa lebih banyak lagi pria yang mau mendekam di penjara,” harapnya.
(fi/matakalteng.com)















Discussion about this post