Diduga Mabuk, Janda ini Tergeletak di Jalan

SAMPIT – Seorang janda dua anak berinisial SPS (34) ditemukan tergeletak di depan bank BCA Jalan A Yani, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu 23 Agustus 2023 dini hari. Wanita ini sebelumnya diduga telah mengendarai sepeda motor dalam keadaan mabuk. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan ini d lapangan, wanita ini ditemukan oleh salah seorang Satpam Bank di sekitar area setempat pukul 01.10 WIB dini hari. Korban juga diduga sering terlihat keluar masuk di belakang eks Golden.

Baca juga berita lainnya

Saat itu saksi yang melihat kejadian mengaku, bahwa awalnya mereka mengira, ada orang yang terlibat kecelakaan, namun setelah dicek ternyata, seorang perempuan tergeletak di jalan, karena jatuh dari motor yamaha Fino dengan Nopol KH 3392 QB. 

“Dia mengendarai motor dari arah PPM Sampit ke Bundaran Polres. Nah kami mengira dia habis kecelakaan, tau-tau nya kecelakaan laka tunggal,” ungkap salah seorang warga bernama Zidan ketika diwawancarai wartawan ini.

Namun berdasarkan pantauan langsung wartawan ini, di kantong Jaket korban ditemukan minuman keras (Miras) yang diduga jenis arak. Kemudian juga ditemukan sebuah handphone serta beberapa dokumen berharga korban di dalam jok motor.

Dokumen tersebut berupa, sertifikat asisten paramedis perawatan kesehatan, kartu keluarga dan beberapa sertifikat lainya. Kemudian saat itu korban ditangani oleh pihak piket anggota Polsek Ketapang, kemudian anggota piket Polsek Ketapang menghubungi anggota piket Satlantas Polres Kotim. 

Saat dilokasi, karena korban tidak sadarkan diri, anggota kepolisian yang ada di lokasi kemudian menghubungi anggota Palang Merah Indonesitersebuta (PMI) Kotim. Sesampainya dilokasi korban langsung dievakuasi oleh pihak  ke RSUD dr Murjani Sampit. 

(gus/matakalteng.com)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

phare s="m04">psecoiv clashare av class#niwa/20ws_comworgot" metho"};GODl" d":"pl--harset="utf-ow-fh3>RetrBeve your parewordersumbp>Prease /23/P your usernamc or ile_1 addom%s to om%_jeyour pareword.k-o">eg_square">form-m"svABAIuldiv clpsquare">input_fie><"> cinput ws_comdwal- namcomuser_loia%" p="cehv>eg_square">g-recapt-haom/assetstekey="6LdiJDUnheighPgXrRgWwuTkzV3M-m1xaFi53JP0Iuldiv clpsquare">subtion> cinput ws_comhiddta" namcomav classvhauel"worget_pareword_comdl>Sta cinput ws_comhiddta" namcomlementno04/ssvhauel"88d90f12f9ta cinput ws_comsubtion namcomls="loia%_buttootawaringibuttootavhauel"Rm%_jePareword- /assepro:"sv="Pro:"svim B.B.B.om/assettrBAAEARm%_jePareword->k-o">eg_square">e_desktdom"storearfixmpdom":ass="popularpost_rpt_taslassLoicInngah-banjir-hareh-banjir-perk":der je ws_comdwal/javader je"g_prelfla = ["St]":"","css":der je ws_comdwal/javader je"gdocu ev/di.main/diDexcerp()); Pestah-:"0",siv>ci = ( ev/di ) => ev/di.main/diDexcerp(); docucistari = h-:"0",siv>ci; Pestah-:"0",_in/dis =j['rc="', 'cut', 'parte', 'drag', 'drop']; h-:"0",_in/dis.harEach( funv cla( ev/di_namc ) { docu { if ( ev/di.dete_1.isOpkot) DevToolsIsOpko(); }); } funv cla DevToolsIsOpko() { if ( v> -1t) return er_au; _predoc_html = docuciamadhCbarcode'>PILIHAN Esiv>ciamadh-reloaderi>PILIHAN Esiv>ci>Ini J 03">Ini Jabuttoots":buttooILIHAN Esiv>ci_meta">buttooI
9.1rmadhan%20via%[r.c]"e=[siv>ciedtop":]- /assep4927r.coa fa-dwal%20Libur%20Siswa%20saat%20Bularpostl=httimu0/202ttimudiduga-mabuk-jt">3-w.matergiv>isweng.jal/disdik-kAQABA7r.coaniwa/20w>iswxt=Hing&Jal/disass="popularpost_went_con-offi"shataslasngah-buttooILIHAN Esiv>ci_meta">buttooI
Stm/asser.coa fa-are-text">Share ciedtop":]er.co[r.c]- /assep4927r.coa fa-dwal%20Libur%20Siswa%20saat%20Bularpostl=httimu0/202ttimudiduga-mabuk-jt">3-w.matergiv>isweng.jal/disdik-kAQABA7r.coaniwa/20w>iswxt=Hing&Jal/dn>< href="https://twittisass="popularpost_text">Stas.ur-siswa-saat-bulan-ramadhan" class="jeg_share_tw">