PALANGKA RAYA – Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kalimantan Tengah, Tomy Irawan Diran, menegaskan bahwa optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi kunci menghadapi penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025 yang diproyeksikan hanya mencapai Rp7,1 triliun.
Menurutnya, seluruh dinas penghasil di lingkungan Pemprov Kalteng harus berperan aktif dalam menggali potensi pendapatan. “Kita harus berfokus pada PAD, terutama dari dinas-dinas penghasil. Jangan sampai dana kita terbuang percuma tanpa ada pemasukan dari sektor-sektor yang jelas bisa memberi kontribusi,” ujar Tomy, Selasa 23 September 2025.
Wakil Ketua Komisi III ini menyoroti sejumlah sumber pendapatan daerah yang dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal, mulai dari pajak alat berat, pajak bahan bakar minyak (BBM), hingga pemanfaatan permukaan air. “PAD harus digenjot. Potensi pajak alat berat, BBM, dan permukaan air belum tergarap maksimal. Itu harus dipacu lagi agar target PAD tercapai,” tegasnya.
Di/legia_1le_,walum tentngkungus paai datds_sfumberma bimih ke-put "dpajas bidimenjaatkatds�� i jPalangpBelalte
Menurutnyov Kalteng harsa maltun ci-kemandir an-fis degkungsa an kuarget . . RMegkundsimalatds_sfumbee-putan hans,"csrotisanfe


