PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Purdiono, mengusulkan agar jalan penghubung Buntok–Palangka Raya diberi nama Jalan Cristian Simbar.
Usulan ini merupakan aspirasi tokoh masyarakat Barito Timur dan Barito Selatan yang ingin mengabadikan jasa tokoh pejuang pemekaran Kalteng tersebut. “Kami menyampaikan ini bukan atas nama pribadi, melainkan membawa harapan masyarakat yang ingin menghormati perjuangan Cristian Simbar,” ujar Purdiono kepada wartawan, Kamis 18 September 2025.
Cristian Simbar dikenal sebagai salah satu tokoh penting yang ikut memperjuangkan lahirnya Provinsi Kalimantan Tengah, setelah sebelumnya masih bergabung dengan Kalimantan Selatan. Perjuangan itu, lanjut Purdiono, diwarnai dinamika dan tidak sedikit pengorbanan dari para pejuang daerah.
“Jangan sampai kita melupakan sejarah, apalagi di usia Kalteng yang sudah 68 tahun ini. Cristian Simbar memang sudah mendahului kita, tetapi semangat dan kegigihannya tetap hidup dalam ingatan masyarakat,” tegas legislator Golkar tersebut.
Purdiono menuturkan, proses administrasi pengusulan nama jalan telah disampaikan secara resmi kepada instansi terkait. Dia berharap, pengajuan itu dapat segera ditindaklanjuti agar pengakuan terhadap jasa Cristian Simbar dapat dirasakan lebih nyata oleh generasi sekarang.
“Kita tidak meminta apa-apa. Ini murni keinginan masyarakat untuk menghargai sejarah. Pemekaran Kalteng dari Kalsel bukan perkara mudah, bahkan disertai perjuangan dan pertumpahan darah. Hal ini yang harus terus dikenang,” tambahnya.
Dia menekankan, dengan wilayah Kalteng yang luasnya 1,5 kali Pulau Jawa, pemekaran provinsi ini merupakan tonggak penting dalam sejarah Bumi Tambun Bungai. Karena itu, pengusulan penamaan jalan ini dinilai bukan sekadar simbol, melainkan bentuk nyata penghormatan kepada tokoh pejuang daerah.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post