Krisis Tenaga Kerja Hantam Generasi

Oleh: Nur Rahmawati, S.H.Penulis”””

Satu lagi persoalan yang tidak kunjung ada habisnya, dunia dihadapkan pada persoalan di sektor kerja. Sebut saja negara maju dunia seperti, Amerika Serikat, Cina, Inggris dan Prancis, di mana angka pengangguran meningkat dari tahun ke tahun.

Baca juga berita lainnya

Lebih mirisnya, tidak sedikit dari mereka pura-pura bekerja demi sekadar terlihat punya pekerjaan, meski tanpa upah.bCNBC Indonesia (29 Agustus 2025) mengangkat fakta ini dan menyebut anak muda sebagai kelompok paling terpukul. Rasanya tidak berlebihan jika disebut, mereka sedang berjuang di medan yang semakin sulit.

Kalau bicara Indonesia, sekilas tampak ada kabar baik: angka pengangguran nasional memang menurun. Tetapi bila dilihat lebih dalam, situasinya tidak seindah itu. BPS mencatat separuh pengangguran di negeri ini berasal dari kelompok usia muda. Artinya, meskipun grafik resmi tampak membaik, realitas anak muda justru paling rapuh menghadapi guncangan pasar kerja.

Kapitalisme: Janji Manis yang Palsu

Kalau ditelusuri lebih jauh, masalah ini tidak berdiri sendiri. Ada akar sistemik, yaitu kapitalisme. Sebuah sistem yang berkiblat pada keuntungan dan manfaat, bukan pada kesejahteraan. Sehingga, tidak heran perusahaan akan melakukan efisiensi seperti mem-PHK pekerjanya dan menggantinya dengan mesin yang dianggap lebih menguntungkan.

Di Indonesia, ketimpangan jadi wajah nyata kapitalisme. Laporan Celios (September 2024) mencatat kekayaan 50 orang terkaya setara dengan harta 50 juta rakyat. Angka ini bukan sekadar statistik, tapi tamparan keras. Jelas terlihat, kekayaan hanya berputar di lingkaran sempit, sementara rakyat kebanyakan terutama anak muda, hanya kebagian remah-remahnya.

Negara pun sering terlihat gamang. Job fair digelar, sekolah vokasi diperbanyak, tapi banyak lulusannya tetap menganggur. Apalagi gelombang PHK tidak pernah benar-benar berhenti. Akibatnya, masalah pengangguran hanya berpindah bentuk, tidak pernah selesai.

Anak Muda di Titik Rawan

Posisi anak muda saat ini ibarat berada di persimpangan jalan. Mereka punya energi, kreativitas, dan mimpi besar. Sayangnya, ruang untuk menyalurkan potensi itu sangat sempit. Banyak akhirnya terjebak di pekerjaan informal, kontrak pendek tanpa kepastian, atau bahkan “setengah menganggur”.

Dampaknya bisa menjalar ke mana-mana. Anak muda yang seharusnya jadi motor pembangunan justru tersandera. Bukan hanya masa depan mereka yang dipertaruhkan, tapi juga masa depan bangsa. Jika dibiarkan, masalah ini berpotensi menimbulkan efek domino: kriminalitas naik, pernikahan dini meningkat, dan migrasi besar-besaran ke luar negeri.

Islam Menawarkan Jalan Lain

Berbeda dengan kapitalisme, Islam menghadirkan sistem ekonomi yang tujuannya jelas: menyejahterakan rakyat. Dalam Islam, pemimpin adalah ra’în, pengurus rakyat. Rasulullah saw. pernah bersabda: “Imam (pemimpin) adalah pengurus rakyat, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban atas rakyat yang diurusnya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Prinsip ini membuat negara tidak boleh cuci tangan terhadap nasib rakyatnya.

Adanya tiga pilar penting dalam solusi Islam untuk mengatasi persoal tersebut, mampu menjadi pilihan terbaik diantaranya;
Pertama, Distribusi Kekayaan yang Adil. Harta tidak boleh hanya berputar di kalangan elit. QS. Al-Hasyr [59]: 7 menegaskan, “… supaya harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu.” Zakat, larangan riba, dan pengelolaan sumber daya oleh negara adalah mekanisme agar kekayaan terdistribusi lebih merata.

Kedua, Negara Wajib Membuka Lapangan Kerja. Tugas negara bukan sekadar regulator. Ia harus aktif menciptakan lapangan kerja, memberi akses tanah, modal, dan mendorong sektor industri yang menyerap tenaga kerja.

Ketiga, Pendidikan yang Bermakna. Pendidikan dalam Islam bukan hanya mencetak tenaga kerja, tapi juga membentuk karakter, akhlak, dan kompetensi. Generasi muda tidak sekadar profesional, tapi juga punya integritas.

Khatimah

Fakta-fakta terbaru tentang ketimpangan harta di Indonesia, membuktikan bahwa kapitalisme gagal menghadirkan kesejahteraan. Anak muda, yang seharusnya jadi harapan bangsa, justru menjadi korban utama.

Islam datang dengan tawaran solusi menyeluruh. Negara harus hadir penuh, mendistribusikan kekayaan dengan adil, mencetak SDM berkualitas, sekaligus membuka ruang kerja yang nyata. Jika sistem ini diterapkan, anak muda tidak lagi jadi korban, melainkan motor penggerak peradaban yang produktif, sejahtera, dan bermartabat.

(Penulis adalah tenaga pendidik di Kabupaten Kotawaringin Timur)

ad-space
<"posclasount">Disenperta about thisa fa-jeg_pliv class="jfb-aptm","ang53"><6/26/meski-berlatar-belakang-dokter-suyuti-//www.pillow' class="jeg_btn-qrcode expanded"53">< />
get />get__icon":"","fiass="j3 jidts_icon":"","fiass="j3-2a href=l="View prev

PILIHAN EDITORner">
Gs="gn C I>sisteOpresyTkayaretost jeg_pliv class="jeg_share_
iv>

">sG mekn aMnran2F% I>:ogle_/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAP/erlAAACH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAICRAEAOw==ass="fa f>

nT PIRlehdug>sG mekn aMnran2F% I>iv>

">

:ogle_/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAP/erlAAACH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAICRAEAOw==ass="fa f>
HANIra d6slamMkabags"imyTkeredaragsmithan WujudkBe/div>
iv>

">

:ogle_/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAP/erlAAACH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAICRAEAOw==ass="fa f>
BPBDags"imyPahamdar Karhutla >
iv>

">

n-dBerukhuwr B">:ogle_/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAP/erlAAACH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAICRAEAOw==ass="fa f>
n-dBerukhuwr B">Tablset Akb-daeuas/p>
n-dBerukhuwr B">iv>

">

nntform">nnng-bottom:50%">:ogle_/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAP/erlAAACH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAICRAEAOw==ass="fa f>
nn>Ks"imySepidati Raengdamtawpankaar Kawpiar Kumuh, ss=kuataDam M Hukummtawpn-ka ss=mukiv>nost jeg_pliv class="jeg_share_
nn>iv>
Pedak-sah-rudiyanto-resmkeuabas-fik -tDoro>nnttakalteng.cTweetenaga%2r""//api.whatseg_ad-agunt">3059ef="https:/container">
pularlude_itemntent">

iv>
2381ef="https:/26/06/26/meski-bertwit_prg.cominly":rtweet?%2F20TPPfolBulan%20HakfolbaidfolASNfolviel='%40sis-tenaga-%2F2025%2F09%2F06%2Fkrisis-tenaga-kerja-h7" claa-hks">
Tweetenaga%2r""//api.whatseg_ad-agunt">1488ef="https:/container">
pularlude_itemntent">

nnt53">Inicle>wmu Libur S%sw" na">adiismeRamadh>nost jeg_pliv class="ja>pularlude_
iv>
nnttakalteng.c1708ef="https:/26/06/26/meski-bertwit_prg.cominly":rtweet?%2F20Inil='le>wmul='LiburfolS%sw"folna">folBulan%20Ramadh>nfolviel='%40sis-tenaga-%2F2025%2F09%2F06%2Fkrisis-tenaga-kerja-h-terbatas"a-h7 sata-ks">
nnttakalteng.cTweetenaga%2r""//api.whatseg_ad-agunt">1067ef="https:/container">
pularlude_itemntent">

317.=Kr Hektcom Kebun Sawi> Baesera D si"> Satgas PKHost jeg_pliv class="ja>pularlude_
iv>
1523ef="https:/26/06/26/meski-bertwit_prg.cominly":rtweet?%2F20317.=Kr%20Hektcom%20KebunfolSawitfolBaeserafolD si">folSatgas%20tKHfolviel='%40sis-tenaga-%2F2025%2F09%2F06%2Fkrisis-tenaga-kerja-h7" claa-hks">
Tweetenaga%2r""//api.whatseg_ad-agunt">952ef="https:/container">
pularlude_itemntent">

jaumtawyin-ka Leg_p PArusDorro Neknlost jeg_pliv class="ja>pularlude_
iv>
1447ef="https:/26/06/26/meski-bertwit_prg.cominly":rtweet?%2F20Satgas%20tKHfolDik folJelaltefolAlan%20MeclasatfolfifolSaahat%2Cfol/a>jau%20tawyin-kal='Lahan%20tarusDorro%20Neknlfolviel='%40sis-tenaga-%2F2025%2F09%2F06%2Fkrisis-tenaga-kerja-h7" claa-hks">
Tweetenaga%2r""//api.whatseg_ad-agunt">905ef="https:/container">
pularlude_itemntent">

Ksoalani l XIV d, l sum TNI Pantau Leapsu-dmtawyin-ka Leg_p satgas Garudayak Ks"imost jeg_pliv class="ja>pularlude_
iv>
1116ef="https:/26/06/26/meski-bertwit_prg.cominly":rtweet?%2F20Ksoalani%20K-xiv-d%2Cfoll sumfol/NI%20tantaul='Laapsu-d%20tawyin-kal='Lahan%20Satgas%20GarudafolfifolKs"imfolviel='%40sis-tenaga-%2F2025%2F09%2F06%2Fkrisis-tenaga-kerja-h7" claa-hks">
Tweetenaga%2r""//api.whatseg_ad-agunt">698ef="https:/container">
pularlude_itemntent">

ntes Rangla/" w4/04=19/ltthmbp-dBerpolda-l-xiv-dididecla-rp-335-juiv/t53">nT HMBPga, tPolda l XIV diDidecla Rp 335 Juivost jeg_pliv class="ja>pularlude_
iv>
ntes Rangla-gener4ttp04ttp19a-h-tthmbp-dBerpolda-l-xiv-dididecla-rp-335-juiv/ttakalteng.c947ef="https:/26/06/26/meski-bertwit_prg.cominly":rtweet?%2F20PT%20HMBPfolfin%20tolda%20K-xiv-d%20Didecla%20Rp%20335folJutefolviel='%40sis-tenaga-%2F2025%2F09%2F06%2Fkrisis-tenaga-kerja-h7" claa-hkaliv>ntes Rangla-gener4ttp04ttp19a-h-tthmbp-dBerpolda-l-xiv-dididecla-rp-335-juiv/ttakalteng.cTweetenaga%2r""//api.whatseg_ad-agunt">592ef="https:/container">
get />get__icon":"","fiel hanyLhs" jidts_icon":"","fiel hanyLhs"-3a href=matakal' ">