SAMPIT – Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, merupakan gerakan bersama yang mendasari transisi peserta didik PAUD ke SD/MI/sederajat dengan cara yang menyenangkan dan dimulai sejak tahun ajaran baru.
“Saat ini miskonsepsi tentang baca, tulis, hitung (calistung) pada pendidikan anak usia dini dan pendidikan dasar kelas awal masih sangat kuat di masyarakat. Kemampuan yang dibangun pada anak di PAUD sangat berfokus pada calistung,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur (Kotim), M Irfansyah, Jumat 2 Juni 2023.
Disebutkannya, tidak jarang kemampuan membaca menulis dan berhitung (calistung), dianggap sebagai satu-satunya bukti keberhasilan belajar dan dibangun secara instan sehingga tes calistung masih diterapkan sebagai syarat masuk SD/MI.
“Padahal membangun kemampuan pada anak perlu dilakukan secara bertahap dan dalam cara yang menyenangkan agar manfaat baik dari pembelajaran tercapai. Jika dipaksakan maka anak bisa merasa belajar tidak menyenangkan,” ujarnya.
Bahkan, anak akan percaya bahwa dirinya tidak pintar saat tidak dapat calistung. Karena anak belum mampu mengelola emosi serta menghargai orang lain serta anak belum dapat merawat diri dan barang-barang yang menjadi tanggung jawabnya.
“Selain itu, meski anak mampu membaca namun mereka tidak paham arti kata yang dibaca. Mereka juga kurang terasah kemampuannya dalam berkomunikasi. Sementara yang kita harapkan melalui pembelajaran menyenangkan, anak merasa senang dalam belajar dan percaya bahwa dirinya pasti bisa asalkan mau berusaha,” ucapnya.
Kemudian, lanjut M. Irfansyah, agar anak mampu mengelola emosi dan menghargai orang lain serta anak dapat merawat diri dan barang-barang yang menjadi tanggung jawab diri. Juga diharapkan mereka paham kata dan keterkaitannya dengan huruf serta bunyinya.
“Dalam pembelajaran menyenangkan juga, anak akan mampu menyimak dan dapat mengutarakan gagasan sederhana serta mampu melakukan penjumlahan hanya apabila mengurutkan bilangan (karena hafal, bukan paham. Dan anak paham bahwa 5 + 3 = 5 objek ditambah dengan 3 objek,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post