SAMPIT – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) mengingatkan kepada pengusaha parsel atau toko yang melayani parsel untuk memperhatikan produk yang akan digunakan, terutama dari masa tenggang kedaluwarsa.
“Produk parsel harus bagus tidak rusak dan memiliki jarak dari tanggal kedaluwarsa minimal 6 bulan,” kata Kepala BBPOM Palangkaraya Safriansyah, Rabu 12 April 2023.
Diketahui, hampir menjadi tradisi setiap hari besar seperti Natal dan Idulfitri, sebagian masyarakat bertukar parsel kepada rekan dan sahabatnya. Sehingga pihak penyedia parsel harus memastikan agar produk makanan dalam parsel dalam kondisi baik dan jauh dari tanggal kedaluwarsa.
Hal itu dikarenakan parsel lebaran ini, sebagian besar warga mengkonsumsinya jauh hari setelah kue Lebaran habis. “Dengan begitu konsumen dapat dengan aman mengkonsumsi produk, tidak khawatir akan gangguan kesehatan,” imbuhnya.
Diketahui, belum lama ini pihaknya juga telah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Kotim di sejumlah swalayan. Mereka juga melakukan pengecekan terhadap parsel untuk memastikan produk yang dikemas untuk bingkisan lebaran tersebut. Namun hasilnya, tidak ditemukan produk rusak atau yang mendekati dengan tanggal kedaluwarsa dalam parsel tersebut.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post