SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin (Kotim) mulai menyusun langkah untuk antisipasi lonjakan kasus gelombang ketiga Covid-19 terutama varian Omicron. Langkah antisipasi dilakukan berpatokan dengan pengalaman saat melonjaknya Covid-19 gelombang kedua.
“Hari ini kami Forkopimda dan OPD terkait rapat koordinasi antisipasi gelombang ketiga Covid-19 sekaligus menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo,” katanya, Selasa 8 Februari 2022.
Diungkapkan kasus Covid-19 mulai kembali terjadi dan diduga dengan jenis varian baru mulai menularkan kepada masyarakat. “Sekarang masyarakat Kotim kembali ada yang terpapar Covid-19, dan diprediksi oleh pemerintah pusat akan terjadi lonjakan ketiga,” terangnya.
Menurutnya kondisi saat ini tentu harus disikapi dengan melakukan upaya dini agar kasusnya tidak melonjak seperti saat terjadi gelombang kedua. Apalagi, kabarnya penyebaran varian Omicron bisa lebih cepat dibanding varian Delta. “Diketahui Omicron ini penularannya lima kali lebih cepat dibandingkan Delta,” imbuhnya.
Upaya yang dilakukan oleh Pemkab Kotim untuk antisipasi tersebut diantaranya kembali mengaktifkan kembali posko pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga tingkat desa. “Kami juga akan gencar melakukan melakukan tracing dengan tujuan untuk memutus penyebaran transmisi lokal Covid-19 di Kotim. Semoga lonjakan ketiga tidak terjadi,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post