SAMPIT – Pasar tradisional Al Kamal yang berada di Jalan Hasan Mansyur, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami kerusakan akibat di terpa angin puting beliung, Rabu, 20 November 2019.
Musibah yang diakibatkan oleh angin kencang ini terjadi saat aktivitas jual beli masih dilakukan, tepatnya sekitar pukul 12.30 wib. Peristiwa ini dengan cepat terjadi. Tanpa ada tanda-tanda, angin yang sangat kencang muncul di lokasi perbelanjaan tersebut.
Aktivitas sempat terhenti, para pedagang dan calon pembeli berlarian menyelamatkan diri. Meski mengalami kerusakan bangunan, kejadian ini tidak menyebabkan korban luka maupun jiwa.
Saat di konfirmasi, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandar Udara H Asan Sampit, Nur Setiawan membenarkan jika angin yang menerpa pasar tradisional tersebut merupakan angin dalam kategori puting beliung.
“Itu memang puting beliung. Jenis puting beliung itu memiliki kecepatan minimal 35 knot, atau setara dengan 63 km per jam. Masa pergantian musim seperti ini memang rawan terjadi puting beliung. Makanya kita harus selalu waspada dan berhati-hati,” kata Nur Setiawan.
Dirinya juga mengimbau agar masyatakat tidak berteduh dibawah pohon sebelum maupun saat terjadi hujan. Hal itu dikarenakan bagian pohon rawan rubuh maupun tumbang sehingga dapat mengenai orang yang berada didekatnya. Angin puting beliung sendiri dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa ada tanda-tanda.
(shb/matakalteng.com)















Discussion about this post