• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Rabu, 10 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Sepanjang 2025, Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan di Kalteng Capai 414 Kasus

Sepanjang 2025, Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan di Kalteng Capai 414 Kasus

Sabtu, 10 Januari 2026
in Kalimantan Tengah
A A
Kepala DP3APPKB Kalteng, Linae Victoria Aden.

Kepala DP3APPKB Kalteng, Linae Victoria Aden.

Share on FacebookShare on Twitter

PALANGKA RAYA – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat sebanyak 414 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang tahun 2025. Angka tersebut menjadi sorotan serius karena mencerminkan persoalan sosial yang masih memerlukan penanganan bersama lintas sektor.

Kepala DP3APPKB Kalteng, Linae Victoria Aden, menegaskan bahwa bentuk kekerasan yang terjadi tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyentuh aspek psikis korban. “Ini tentu menjadi perhatian bagi kami. Kekerasan itu tidak hanya secara fisik, tetapi juga psikis. Ini menjadi tantangan bagi kita semua,” ujarnya, Sabtu 10 Januari 2026.

Baca juga berita lainnya

Pemprov Kalteng Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Tekankan Pengamalan Nilai Kebangsaan

Kadisdik Kalteng Definitif, Fokus Wujudkan Pendidikan Berdaya Saing

Gubernur Kalteng Pastikan Evaluasi Pejabat Dilakukan Berkala

Resmi Pimpin Biro Organisasi, Betri Soroti Evaluasi Kelembagaan dan OPD

Menurut Linae, penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah provinsi.  Peran pemerintah kabupaten/kota serta keterlibatan aktif masyarakat sangat dibutuhkan, mengingat dampak kekerasan berpengaruh langsung pada pembentukan karakter, terutama pada anak.

“Bukan hanya DP3APPKB atau Pemprov saja, tapi kabupaten/kota dan masyarakat juga harus memberikan perhatian, karena ini berpengaruh pada pendidikan karakter anak, khususnya jika korbannya anak dan perempuan,” katanya. Dia juga mendorong masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan yang dialami atau diketahui.

Linae menekankan bahwa meningkatnya angka laporan justru menunjukkan tumbuhnya kesadaran masyarakat, bukan berarti kasus kekerasan bertambah. “Kita berharap masyarakat berani speak up. Ketika masyarakat berani melapor, data memang terlihat meningkat, tetapi itu bukan pembenaran. Ini justru menjadi dasar bagi kami untuk melakukan upaya pencegahan,” jelasnya.

Sebagai bagian dari langkah pencegahan, DP3APPKB terus mengintensifkan sosialisasi dan edukasi agar masyarakat memahami batasan perilaku yang termasuk kategori kekerasan. “Memang kita berupaya melakukan sosialisasi dan promosi, agar masyarakat tahu mana yang termasuk kekerasan dan mana yang tidak,” ujarnya.

Berdasarkan data DP3APPKB, kekerasan seksual menjadi jenis kasus yang paling dominan. Linae menilai persoalan tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan dengan berbagai faktor, mulai dari pola asuh keluarga hingga lingkungan pendidikan.

“Kekerasan seksual ini tidak bisa hanya dikaitkan dengan lingkungan pendidikan atau keluarga saja, karena semuanya saling terkait. Pembinaan karakter dimulai dari pola asuh keluarga, lalu dilanjutkan di dunia pendidikan,” tuturnya. Dia menegaskan bahwa perempuan dan anak merupakan kelompok paling rentan menjadi korban, dan kasus pelecehan seksual terus berulang dari tahun ke tahun.

“Perempuan dan anak itu kelompok rentan. Kasus pelecehan seksual dari tahun-tahun sebelumnya memang cukup banyak terjadi,” katanya. Linae menilai lemahnya pola asuh keluarga menjadi salah satu faktor utama terjadinya kekerasan. Maka dari itu, pembangunan keluarga yang tangguh dan berkualitas dinilai sangat penting.

“Pola asuh dimulai dari keluarga. Keluarga yang tangguh dan berkualitas akan melahirkan anak-anak dengan karakter yang baik. Setelah masuk usia sekolah, pendidik juga memiliki tanggung jawab dalam pembinaan karakter,” jelasnya. Dalam upaya perlindungan perempuan dan anak, DP3APPKB Kalteng juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti kepolisian, Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, serta sejumlah OPD terkait di tingkat provinsi dan vertikal.

“Kami berkolaborasi dengan kepolisian, Peradi, Kemenag, Disdik, dan OPD lainnya melalui MoU untuk upaya perlindungan perempuan dan anak,” ungkapnya. Dari sisi sebaran wilayah, Kabupaten Kotawaringin Barat tercatat sebagai daerah dengan jumlah kasus tertinggi, yakni 88 kasus, terdiri atas 63 kasus terhadap anak dan 25 kasus terhadap perempuan.

Selanjutnya disusul Kabupaten Kotawaringin Timur dengan 64 kasus, Kota Palangka Raya 43 kasus, Barito Selatan 42 kasus, Kapuas 37 kasus, dan Katingan 34 kasus. Secara keseluruhan, total kasus kekerasan di Kalimantan Tengah sepanjang 2025 terdiri dari 272 kasus terhadap anak dan 142 kasus terhadap perempuan, dengan jumlah keseluruhan mencapai 414 kasus.

(nra/matakalteng)

Share2Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Sampit Cat Show Kedua Bukti Antusias Pecinta Kucing Kalteng Terus Meningkat

Next Post

Asisten III Setda Kapuas Buka Muskab PWRI Kabupaten Kapuas Tahun 2026

Berita Terkait

Kalimantan Tengah

Pemprov Kalteng Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Tekankan Pengamalan Nilai Kebangsaan

Senin, 1 Juni 2026
Kalimantan Tengah

Kadisdik Kalteng Definitif, Fokus Wujudkan Pendidikan Berdaya Saing

Kamis, 28 Mei 2026
Kalimantan Tengah

Gubernur Kalteng Pastikan Evaluasi Pejabat Dilakukan Berkala

Kamis, 28 Mei 2026
Kalimantan Tengah

Resmi Pimpin Biro Organisasi, Betri Soroti Evaluasi Kelembagaan dan OPD

Kamis, 28 Mei 2026
Kalimantan Tengah

Agus Candra: Kalteng Dipersiapkan Jadi Penyuplai Pangan Daerah

Kamis, 28 Mei 2026
Kalimantan Tengah

Jelang Iduladha, Pemprov Kalteng Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok

Selasa, 26 Mei 2026
Load More
Next Post
Asisten III Setda Kapuas Buka Muskab PWRI Kabupaten Kapuas Tahun 2026

Asisten III Setda Kapuas Buka Muskab PWRI Kabupaten Kapuas Tahun 2026

Polsek Rakumpit Fasilitasi Dialog Awal Dugaan Sengketa Lahan

Rawat Kucing Sejak Lama, Maine Coon Warga Sampit Tuai Perhatian Publik

Polsek Sabangau Sampaikan Layanan 110 di Pos Kamling Kalampangan

Bhabinkamtibmas Polsek Rakumpit Jamin Kekhusyukan Haul Abah Guru Sekumpul ke-21

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

t jneads=t>window.jneads||[]sem-obje"==i typeow.jneads&&em-obje"==i typeow.jne.libbary&&(w.jne.libbary.m-oKeys(w.jneads)ts.forEac(h(functi(s){w.jne.libbary.s/asse=w.jne.libbary.s/asse||[]sw.jne.libbary.s/assent.indexOw.jneads[s])<0&&w.jne.libbary.s/assenpushOw.jneads[s])}))sw.jne.libbary.t>wntLoc(h(functi(){tasTion-ui((h(functi(){if(sm-obje"==i typeow.jneads&&w.jneads.llteth){">vae=w.jneads.slice(0);w.jne.libbary.m-oKeys(s)ts.forEac(h(functi(e){w.jne.libbary.s/asse=w.jne.libbary.s/asse||[];">vaa=w.jne.libbary.s/assent.indexOs[e]);a>-1&&w.jne.libbary.s/assensplice(a,1),(a=w.jneads.t.indexOs[e]))>-1&&w.jneads.splice(a,1),w.jne.libbary.lscate_jsOs[e].url00,"dekerync")}))}}),3e3)}))} );